Pemain Arema musim 2007Tidak sedikit di antara nawak-nawak Aremania menanyakan kenapa pemain-pemain baru Arema hanya diikat kontrak selama satu tahun atau satu musim kompetisi? Bukankah dengan materi young-guns, kontrak berdurasi minimal 2-3 tahun akan menjadikan pemain muda potensial tersebut sebagai aset Arema di masa depan? Berikut analisa singkatnya dari Ongisnade.

Tukang Komentar dalam salah satu komentarnya di Ongisnade terkait artikel pemain-pemain muda Arema:

saran saya sih kalo sudah beli pemain muda ya kontraknya yang lama, jangan cuma setahun.. bisa-bisa kalo cuma setahun arema hanya mengolah bibitnya saja. yang menikmati hasilnya..bisa2 klub lain. keenakan mereka

pengurus bisa mencontoh Arsenal, yang terkenal dengan kekuatan young gunsnya. awalnya penampilan arsenal sih biasa saja (me refer ke 2 musim lalu), tapi coba lihat sekarang, dengan materi pemain yang sama progress penampilannya meningkat drastis. karena mereka sudah biasa bermain bersama.

melihat nama2 diatas, saya yakin kok mereka semua pemain yang berprospek bagus

mungkin pengurus ragu dalam mengontrak pemain dengan durasi waktu yang panjang karena regulasi dari BLI yang berubah-ubah..jadwal BLI yang suka molor2 DLL, singkatnya BLI emang ga jelas..

tapi saya pikir liga indonesia akan terus berjalan apapun yang terjadi..sehingga ga ada salahnya kalo mau investasi

Berkaca pada sepakbola industri di Eropa, kontrak setahun memang sangat tidak menguntungkan bagi klub. Bahkan di sana, ketika sisa kontrak pemain tinggal 6 bulan atau setengah musim, pemain tersebut bisa diikat pra-kontrak oleh klub lain. Pada permainan statistik sepakbola Football Manager, istilahnya adalah approach to sign.

Sebelumnya, kita bedakan dulu istilah kontrak setahun dengan semusim. Setahun artinya durasi kontrak benar-benar berlaku 365 hari setelah ditandatanganinya kontrak. Misalnya seorang pemain menandatangani kontrak tanggal 1 Juli, maka kontraknya akan berakhir pada 30 Juli tahun berikutnya.

Sementara kontrak semusim mengikuti roda kompetisi. Pemain terikat kontrak dengan klub sejak awal kompetisi (pre-season atau saat launcing team) hingga kompetisi berakhir (pertandingan terakhir). Kontrak semusim tidak selalu berdurasi 365 hari.

Emile Bertrand MbambaDi sepakbola Indonesia, 95% pemain diikat kontrak oleh klubnya masing-masing dengan durasi satu tahun dan satu musim. Kesimpulannya, kontrak dengan durasi panjang masih belum menjadi pilihan pemain sepakbola di Indonesia.

Mengapa demikian? Banyak hal atau faktor yang mempengaruhi. Iklim kompetisi yang tidak konsisten bisa menjadi faktor utama. Di mana kebijakan regulasi dari PSSI dan BLI yang selalu berubah-ubah setiap musimnya membuat pemain berpikir ulang untuk meneken kontrak di atas satu tahun.

Kondisi keuangan klub juga menjadi alasan pemain berhati-hati dalam menentukan durasi kontrak. Mengingat sebagian besar klub di Indonesia masih “belum mandiri”, pemain mana yang mau musim berikutnya terikat kontrak dengan klub tanpa duit?

Profesionalisme dan pengembangan karir menjadi faktor berikutnya. Kita misalkan pemain A musim ini membela klub dengan nama besar, lebih top lagi klub tersebut meraih titel juara. Maka harga jual dan nilai tawar pemain tersebut menjadi lebih tinggi, sehingga di musim berikutnya ketika sudah tidak lagi terikat kontrak dengan klub lama, dia bisa menentukan & menentukan klub sendiri, tentunya dengan harga jual yang tinggi.

Alasan berikutnya adalah faktor keluarga. Mengingat suasana kekeluargaan masih belum bisa dihilangkan dari sepakbola Indonesia yang diharapkan menuju era profesional, pemain akan memprioritaskan faktor keluarga, terlebih di saat memasuki usia senja untuk ukuran pemain sepakbola (34 tahun ke atas).

Dari beberapa faktor tersebut yang patut kita garis bawahi adalah faktor pertama, yaitu pentingnya konsistensi regulasi penyelenggaraan kompetisi sepakbola nasional oleh PSSI dan BLI. Karena apabila hal tersebut bisa dilakasanakan dengan baik dan iklim sepakbola berubah menuju arah yang kondusif, maka industri sepakbola bukan impian bagi publik sepakbola tanah air.

Dalam konteks Aremania, sangat wajar kita berharap pemain-pemain muda Arema musim ini diikat kontrak dengan durasi lebih dari setahun. Karena pemain-pemain muda tersebut adalah pemain potensial, artinya pemain muda yang akan terus berkembang dari sisi skill dan mental. Bayangkan bagaimana kekuatan Arema 3-4 tahun ke depan apabila pemain-pemain tersebut terus bermain bersama. Kekompakan akan menjadi senjata utama mereka.

Namun tampaknya baik pemain maupun manajeme Arema bersikap realistis terhadap kondisi persepakbolaan kita saat ini. Meskipun pemain hanya diikat kontrak selama semusim, namun tidak menutup kemungkinan kontraknya akan diperpanjang musim berikutnya. Tentunya apabila ada kecocokan dalam negosiasi nilai kontrak baru.

Kita mengalamai era kompetisi perserikatan dan galatama jauh sebelum Jepang mengenal J-League dan menganggap baseball sebagai olahraga-nya Nipon. Kini Jepang dianggap sebagai salah satu ikon sepakbola Asia. Asalkan murni demi kepentingan sepakbola nasional, kita bisa mengikuti jejak Jepang. Impossible is nothing. (zoel/ongisnade)

*) sumber foto : Buletin Satujiwa

Kaos Original Merchandise Ongisnade.Net


15 komentar.

  1. ronnie_nade
    23 Mar 08
    7:18 am

    Nomer Siji Rek !!!!!!

    Bener Rek Karena PSSI nggak konsisten dengan peraturan serta sering mencla-menclenya pengurus PSSI dalam menerapkan regulasi yang mereka buat sendiri saya kira pengurus AREMA jadi ragu untuk mengontrak THE YOUNG GUNS dg durasi yang cukup lama.
    Mungkin ini ada sedikit usul-usil aja yah…SSST kelemahan PSSI hanya ada pada masalah sponsorship aja lho, bagaimana kalo PT Bentoel TBK menggantikan PT Djarum sbg sponsor utama kompetisi LIGINA, pasti arema dan aremania nggak akan ditindas seperti ini.soalnya pasti PSSI sendiri takut sama AREMA sbg owner Sponsor utama kompetisi. Yok opo Ebes Darjoto dan Sam SBW? Wani nggak?

    Ronnie_Nade
    http://rahasiapinjamuang.go2net.ws

  2. ronnie_nade
    23 Mar 08
    7:19 am

    Nomer Siji Rek !!!!!!

    Bener Rek Karena PSSI nggak konsisten dengan peraturan serta sering mencla-menclenya pengurus PSSI dalam menerapkan regulasi yang mereka buat sendiri saya kira pengurus AREMA jadi ragu untuk mengontrak THE YOUNG GUNS dg durasi yang cukup lama.
    Mungkin ini ada sedikit usul-usil aja yah…SSST kelemahan PSSI hanya ada pada masalah sponsorship aja lho, bagaimana kalo PT Bentoel TBK menggantikan PT Djarum sbg sponsor utama kompetisi LIGINA, pasti arema dan aremania nggak akan ditindas seperti ini.soalnya pasti PSSI sendiri takut sama AREMA sbg owner Sponsor utama kompetisi. Yok opo Ebes Darjoto dan Sam SBW? Wani nggak?

    Ronnie_Nade

  3. areksawojajar
    23 Mar 08
    7:27 am

    reneb klo sekarang momen REVOLUSI indonesia, dimulai dari PSSI, kita itu negara BESAR tapi KECIL, negara KAYA tapi MISKIN, negara PINTER tapi suka mem BODOH i rekan sebangsa….

    GO.. aremania

  4. nomer loro .. (koyoke) …

    sik, moco sik … :p

  5. Aremania elektronik
    23 Mar 08
    8:00 am

    Maklum bal2an indonesia.gak biasa nyekel duit akeh.dadi cek iso golek duit gampang,tiap taun jaluk mundak kontrak,lek klub lawas gak gelem nuruti,pindah nang klub liyo sing gelem bayar luwih larang.
    DASAR PEMAEN MOTO DUWITEN!!!

  6. Tukang Komentar
    23 Mar 08
    11:18 am

    menanggapi komentar :
    “Namun tampaknya baik pemain maupun manajemen Arema bersikap realistis terhadap kondisi persepakbolaan kita saat ini”

    sebelumnya, saya sebagai orang malang sangat berbangga karena arema sudah bisa menjadi role model keprofesionalan klub di indonesia. arema menjadi tim yang paling siap untuk menghadapi superliga 2008, yang digaungkan BLI sebagai metamorfosis liga indonesia menjadi liga yang lebih profesional.

    menurut saya, dengan arema menjadi role model, arema sudah berhasil keluar dari sikap realistis itu. Bukannya saya mendukung arema untuk bertindak ngawur, tentu saja dalam hal yang positif. ketidakrealistisan bisa menjadi trigger/pemicu bagi klub-klub indonesia untuk keluar dari keterkungkungan buruknya liga indonesia.

    Nah, untuk masalah kontrak pemain, kenapa arema tidak mencoba menjadi role model lagi?
    arema mempunyai modal yang cukup untuk menjadi role model lagi..
    1. arema punya nama besar sebagai tim yang selalu masuk 8 besar.
    2. arema punya sumber ekonomi yang bukan dari APBD. Bentoel bukan sebagai sponsor, tapi sebagai pemilik. sehingga gaji pemain terjamin (terbayar dll)
    3.dan arema adalah klub mapan, tidak miskin!
    4.aremania sebagai supporter profesional yang siap menjadi back up jika terjadi masalah pada arema

    mungkin banyak faktor yang belum tercantum. nah, pemain mana yang tidak ngiler sama hal2 di atas

    role model mungkin memberikan manfaat yang sedikit bagi arema, namun bagi persepakbolaan indonesia..saya yakin sangat bermanfaat.

    satu lagi, sikap realistis ga cukup untuk memberikan perubahan, seperti kata aa’ gym (walaupun udah ga terkenal) :
    mulailah dari yang kecil2..hehe (hehenya komentar saya, bukan aa gym)

    REVOLUSI

  7. nawi
    23 Mar 08
    12:18 pm

    sam zoel ayas usul yo opo kalau umak ladub nang jakarta ngliput langsung perjuangane arek2 reformasi PSSI disertai dengan foto2 eksklusif langsung dari sana… pasti kipa sam .SALAM SATU JIWA

  8. PandaanOnline
    23 Mar 08
    2:24 pm

    REVOLUSI PSSI adalah awal dari segalanya, bobroknya PSSI bisa jadi alasan mengapa Pemain Enggan teken Kontrak diatas setahun. Liga Indonesia tidak pernah Konsisten & begitu carut-marut serta penuh skandal Suap….
    That’s why, Liga Djancok Indonesia jauh dari kata PROFESIONAL..!!!!

  9. Golden_BoY
    23 Mar 08
    4:51 pm

    @Nawi
    ujutes…
    Sam Zoel ak tunggu liputan smpyan dari jakarta..
    SALAM SATU JIWA AREMA

  10. dj_god's
    23 Mar 08
    4:54 pm

    lha wong pssi ne bobrok,bli ne plin plan kok njaluk maju

  11. PandaanOnline
    23 Mar 08
    6:41 pm

    Di indonesia, Kontrak Pemain diatas 1 musim bisa dibilang hal yang tidak Lazim, Hal ini mungkin disebabkan oleh Kebobrokan PSSI itu sendiri yang berakibat tidak menentunya Liga Indonesia dari musim ke musim, yang selalu carut-marut dan penuh skandal Suap serta Birokrasi yg kotor.
    Klub dan Pemain Profesional pasti Berpikir seribu kali untuk durasi kontrak jangka panjang jika kondisi Liga tidak menentu, tdk kondusif dan carut marut. Karena setelah satu musim selesai, tidak ada kejelasan di musim berikutnya.

    REVOLUSI PSSI….!!!!!!

  12. rey AremaniA Pandaan
    23 Mar 08
    7:29 pm

    Walah Iki Trend Opo
    Trend Kontrak cuma Setahun
    gimana Persepakbolaan Bisa Maju

    Untung PSSI dan Organisasinya

    Dpt Fee dari Kontrak Pemain..
    bayangin
    1 tahun misal 30 pemain
    Lha piro Bati ne..

    Tambah Mbulet

  13. NolaB
    24 Mar 08
    8:01 am

    isuk isuk ngene rung duwe ide komentar…
    sementara idem wae karo Moron..
    oyi ron..
    muah muah…
    huihuihuiw….

  14. gpp wes … sing pancene duwe jiwa LOYALITAS tanpa BATAS, MILITANSI tanpa HENTI … mek AREMANIA tok … gawe pemain sing mek pingin diklontrak 1 tahun yo gpp (niru pemain eropa, macak profesional, padahal proporsional) …

    dari NGALAM, oleh AREMANIA, untuk AREMA

  15. riris
    25 Mar 08
    9:40 pm

    ayas ga punya komentar apa2. hanya satu kata buat arema. maju terus. buktikan di liga musim depan kamu bisa juara. areamania n aremanita akan slalu mendukungmu. SALAM SATU JIWA.