AFC: Revisi Draft Pedoman Dasar
Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) meminta PSSI untuk merevisi kembali draft revisi keempat Pedoman Dasar (PD) PSSI sebelum dikirim dan dibahas dengan FIFA pada tanggal 18 Agustus 2008 di markas FIFA di Zurich. Hal itu terungkap dalam rapat konsultasi antara delegasi PSSI dengan jajaran pimpinan AFC di markas AFC, Kuala Lumpur, Selasa (5/8).
“Dalam rapat konsultasi itu, AFC meminta PSSI untuk lebih menyempurnakan lagi draft PD yang sudah kami siapkan untuk dibahas dengan FIFA di Zurich tanggal 18 Agustus mendatang. Sebenarnya tidak ada hal-hal prinsip yang dimita untuk diubah. AFC hanya minta beberapa aspek dalam draft yang kami buat untuk ditambah agar lebih mendekati standard statuta FIFA,” ungkap Nugraha Besoes dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Selasa (5/8) sore.
Delegasi PSSI dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Nirwan Dermawan Bakrie didampingi Sekjen Nugraha Besoes, Ketua Badan Hubugan Luar Negeri Dali Tahir, Komite Legal Syarif Bastaman, dan Ketua Komisi Disiplin Hinca Panjaitan. Sedangkan jajaran pimpinan AFC dipimpin langsung oleh Presiden Mohamed bin Hammam yang didampingi Sekjen Datuk Poul Money, dan beberapa pengurus lain, termasuk Komite Legal AFC.
Nugraha menjelaskan bahwa draft PD yang dikonsultasikan dengan AFC tersebut juga sudah dikirim ke FIFA untuk dibahas di markas FIFA tanggal 18 Agustus mendatang. Draft yang sama juga sudah dikirim ke AFC sebagai perpanjangan tangan FIFA sekaligus supervisor. “Nah, sebelum delegasi PSSI berangkat ke Zurich, PSSI datang berkonsultasi dengan AFC,” kata Nugraha.
Dalam dua hari ini, PSSI segera merampungkan beberapa perubahan yang diminta oleh AFC. Setelah selesai, draft penyempurnaan itu segera dikirim ke FIFA. “Jadi, dalam rapat nanti di Zurich, FIFA akan memegang dua draft, yaitu draft yang sudah kami kirim sebelumnya dan draft yang sudah disesuaikan dengan perubahan yang diminta AFC. Kami berharap, tidak ada perbedaan prinspiil antara FIFA dengan AFC sehingga proses revisi yang memakan waktu sangat panjang ini segera berakhir,” ujar Nugraha.
Pada awalnya, delegasi PSSI meminta waktu bertemu FIFA di Zurich antara tanggal 11 sampai dengan 14 Agustus 2008. Namun rencana itu berubah karena Wakil Ketua Umum Nirwan Bakrie tidak bisa hadir pada kurun waktu tersebut. “FIFA memahami perubahan itu sehingga delegasi PSSI ke Zurich nanti dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum Nirwan Bakrie,” jelas Nugraha.
Munaslub Tergantung FIFA
Nugraha juga menjelaskan bahwa hasil pertemuan dengan FIFA tanggal 18 Agustus akan sangat menentukan tentang kapan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) digelar. “Jika FIFA langsung memutuskan menerima Revisi PD, berarti saat itu juga diputuskan kapan Munaslub untuk ratifikasi PD dilaksanakan,” ujar Nugraha.
Sebaliknya, lanjut Nugraha, jika FIFA belum menyetujui, berarti Munaslub belum bisa ditentukan. “Bagi PSSI, semua tergantung FIFA, tepatnya tergantung pertemuan tanggal 18 Agustus itu. Jika mereka sudah menerima, PSSI siap mendiskusikan dengan mereka kapan Munaslub digelar,” ujar Nugraha.
Lebih jauh Nugaraha menjelaskan, bahwa persoalan PD PSSI tidak berhenti dengan keluarnya persetujuan FIFA. Sebab, PD yang sudah disetujui FIFA tersebut harus ditetapkan dalam Munaslub. ”Jika Munaslub tidak menerima PD yang sudah disetujui FIFA, PSSI harus segera membicarakannya lagi dengan pihak FIFA. Karena itu, PSSI pasti akan menghadirkan utusan FIFA dan AFC dalam Munaslub agar persoalan anggota terhadap PD bisa langsung dijelaskan dan diselesaikan,” papar Nugraha.
Namun Nugraha mengingatkan, bahwa keputusan FIFA bersifat mutlak. Artinya, PSSI dan anggotanya tidak bisa memaksakan kehendak kepada FIFA. ”Itu sudah menjadi hirarki hukum sepakbola masa kini. Keputusan akhir mutlak di tangan FIFA. Jika federasi atau anggota memaksa, sanksinya jelas, dihukum tidak boleh tampil di event internaisonal,” kata Nugraha. (yosef, pssi-football.com)



















06 Aug 08
10:10 am
wih…..
06 Aug 08
10:54 am
wah…
06 Aug 08
12:15 pm
draft pedoman dasarnya yang direvisi itu apa? kok nggak disebutkan? [ketua umumnya] ? ganti………
orang PSSI itu emang orang budhek………..tolol…….
[jadi racis]…….nggak pa.pa untuk PSSI.
06 Aug 08
2:13 pm
SAMPAH !!!
06 Aug 08
3:13 pm
wessss pssi keattttttttttttttttttttt…….
06 Aug 08
4:26 pm
PSSI mbulet………………………..
gak karuan
06 Aug 08
5:48 pm
osi kadit se nggawe pedoman dasar? lek ga iso kene tak gawekno!
06 Aug 08
9:58 pm
wuh…
06 Aug 08
10:00 pm
weh…
07 Aug 08
12:43 pm
mundur maneh …. agustus + rioyo, nurdin halid oleh remisi, terus bebas, akhire … kepilih maneh ….
07 Aug 08
1:20 pm
PSSI (Perusak sepak bola seluruh indonesia)
07 Aug 08
1:22 pm
PSSI GOBLOK!
Sarangnya mafia sepak bola indonesia
07 Aug 08
1:24 pm
WEDOES KABEH…
TAEK….
Awas sampek timnas gak iso maen ning internasional.
kantor PSSI tak OBONG..!!
07 Aug 08
1:25 pm
Awas sampek timnas gak iso maen ning internasional.
kantor PSSI tak OBONG..!!
07 Aug 08
4:32 pm
pedomat gae² an tok … jembut !!!!
07 Aug 08
10:43 pm
NYEBOT-NYEBOT……..OJO MISUHI UWONG KER… BERDOSA
TAPI AKAN LEBIH BERDOSA LAGI KALO MEMBIARKAN ORANG YANG SATU INI TERUS MEMIMPIN
07 Aug 08
11:21 pm
YANG NAMANYA REVISI ITU YA 1X SAJA SUDAH CUKUP,, KALAU SERINGKALI DI REVISI, ITU NAMANYA YG MBUAT GOBLOK LHA KLO SUDAH GOOBLOK YA JANGAN DUDUK DI PSSI….PSSI ITU TEMAPTNYA ORANG PINTER SEPAKBOLA BUKAN PINTER NGEELESSSS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
07 Aug 08
11:22 pm
YANG NAMANYA REVISI ITU YA 1X SAJA SUDAH CUKUP,, KALAU SERINGKALI DI REVISI, ITU NAMANYA YG MBUAT MENCLEK LHA KLO SUDAH MENCLEK YA JANGAN DUDUK DI PSSI….PSSI ITU TEMAPTNYA ORANG PINTER SEPAKBOLA BUKAN PINTER NGEELESSSS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
07 Aug 08
11:23 pm
YANG NAMANYA REVISI ITU YA 1X SAJA SUDAH CUKUP,, KALAU SERINGKALI DI REVISI, ITU NAMANYA YG MBUAT MENCLEK LHA KLO SUDAH MENCLEK YA JANGAN DUDUK DI PSSI….PSSI ITU TEMAPTNYA ORANG PINTER SEPAKBOLA BUKAN PINTER NGEELESSSS