Dengan predikat striker paling subur di Liga Indonesia selama tiga musim terakhir, wajar bila setiap tim yang bertanding melawan Persik Kediri selalu memberi perhatian lebih kepada legiun asing asal Uruguay, Cristian Gonzales. Pemain berjuluk El Loco alias Si Gila tersebut sudah tiga musim ini menjadi top skor Liga Indonesia, dan hingga memasuki pekan ke 12 Indonesia Super League (ISL) bertengger di puncak top skor dengan 11 gol.
Pemain berusia 32 tahun tersebut tiga kali berturut-turut menjadi top skor Liga Indonesia. 25 gol dicetaknya pada musim 2005, kemudian 29 gol saat Persik menjadi juara di tahun 2006, serta 32 gol pada Liga Indonesia XIII musim lalu. Sebelum Indonesia Super League (ISL) bergulir, El Loco telah mengoleksi 125 gol selama lima musim merumput di Indonesia.
Jakarta Casual menulis “Memorably described as a Mark Viduka without the workrate during the regular season 2007 the barrel chester striker scored an impressive 31 goals in 29 games and stands on the verge of beating Peri Sandria’s record of 34 for Bandung Raya in 1995. As well as netting goals for fun.”
Gonzalez memulai karir sepakbolanya bersama sebagai pemain akademi klub raksasa Uruguay, Penarol. Gonzales sempat tiga musim (1995-1998) bermain di Liga Argentina bersama Huracan de Carientes sebelum kembali ke klub lokal Uruguay, South America dan Sport Maldonado.
Pada tahun 2001 Gonzales pindah ke Portugal untuk bermain di klub Compo Mayor. Hanya semusim di Portugal, Gonzales hijrah ke Liga Indonesia bergabung dengan PSM Makassar, dan mulai 2005 hingga sekarang bermain di klub yang melambungkan namanya di sepakbola nasional, Persik Kediri.
Selain prestasi individu berupa gelar top skor, Gonzales pernah dua kali merasakan gelar runner up Liga bersama PSM Makassar dan sekali juara bersama Persik Kediri (2006).
Meskipun demikian catatan negatif pun tidak lepas dari El Loco. Skorsing dari PSSI pernah diterimanya saat masih memperkuat PSM Makassar. Ketika BLI merilis daftar pemain not recomended awal musim ini, nama Cristian Gonzales pun masuk di dalamnya, yaitu kategori dua, sama seperti empat pemain Arema saat itu, Casimir Bruno, Patricio Morales, Tarikh El Janaby, dan Emile Mbamba.
Isu penjualan pemain yang akan dilakukan Persik Kediri belakangan ini kemungkinan besar tidak akan banyak berpengaruh terhadap permainan dan ketajaman Gonzales. Seperti diberitakan beberapa media, karena krisis keuangan yang melanda Persik Kediri, beberapa klub siap menampung -dengan status transfer atau pinjam- Gonzales, bahkan Persib Bandung dikabarkan telah melayangkan surat resmi kepada manajemen Persik Kediri. (Ongisnade/Zoel)
Biodata
Nama : Cristian Gonzales
Nama Lengkap : Alfaro Gonzales Cristian Gerard
Julukan : El Loco
Lahir: Montevideo (Uruguay), 30 Agustus 1976
Negara: Uruguay
Tinggi : 177 cm
Berat : 79 kg
Posisi : Striker
No. Punggung : 10
Karir Klub
1998-1991 : Penarol (Uruguay)
1994-1995 : South America (Uruguay)
1995-1998 : Huracan de Carientes (Argentina)
1998-2000 : South America (Uruguay)
2000-2001 : Sport Moldonado (Uruguay)
2001-2002 : Compo Mayor (Portugal)
2003-2004 : PSM Makassar
2005-… : Persik Kediri
(foto: Top Skor/Ari DP, Bolaindo, Jawapos)
posting di



























