Peningkatan atau Penurunan Kualitas Kompetisi
Kebijakan pemain asing untuk kompetisi Liga Super Indonesia musim depan telah dikeluarkan oleh BLI dengan kebijakan jumlah pemain asing sebanyak musim kemarin yaitu lima, namun dengan asumsi 3 pemain non Asia yang bermain di kompetisi level satu negara asalnya dan 2 pemain Asia yang notabene adalah pemain tim nasional.
Dilihat kasat mata memang kebijakan baru tentang pemain asing ini cukup sulit diterapkan pada tim Liga Super musim depan, terlebih untuk mendatangkan pemain timnas dari kawasan Asia. Hal ini melihat dari carut marutnya kompetisi Liga Super Indonesia dengan jadwal kompetisi yang tidak jelas dan keterlambatan gaji yang dialami klub-klub peserta Liga Super musim lalu.
Cukup sulit bagi pemain-pemain asal Australia, Korea Selatan, Jepang, Qatar, maupun Arab Saudi untuk bermain di Indonesia. Bisa jadi mereka beranggapan “Buat apa bermain di Indonesia, di sini saya dapat gaji yang lebih besar dan kompetisi yang jelas”.
Mereka adalah contoh dari negara yang level sepakbolanya di atas Indonesia. Namun apakah Theratep Winothai, Baihaki bin Khaizan yang berasal dari negara tetangga kita dengan kompetisi domestik di bawah level Liga Super mau bermain di Indonesia musim depan?
Regulasi pemain asing yang baru dicetuskan BLI memang sangat bagus bila terlaksana sesuai rencana untuk peningkatan kualitas kompetisi agar menarik minat investor. Sepak bola bisa menjadi ladang keuntungan ekonomi seperti halnya saat Hidetoshi Nakata memperkuat Perugia di Seri A.
Namun kita tidak boleh munafik apakah kompetisi Liga Super saat ini mampu menarik minat pemain timnas Asia untuk bermain di Indonesia? Apakah Liga Super Indonesia sudah siap bersaing pada level tersebut? Melihat kondisi saat ini mungkin jawabannya adalah belum.

Datsakorn Thonglao (Thailand, kuning) berebut bola dengan Ponaryo Astaman
(foto: Daylife)
Dari regulasi pemain asing yang akan diterapkan oleh BLI untuk musim depan bisa juga di ambil sisi positifnya, dengan lima pemain yang dua diantaranya berasal dari Asia (AFC) berstatus timnas, dengan melihat kondisi saat ini kemungkinan jatah dua pemain dari Asia tersebut kosong dan bisa ditempati oleh pemain-pemain lokal dan pemain muda.
Ketika Liga Indonesia musim 2002 menggunakan empat pemain asing, timnas U-21 yang saat itu dilatih Bambang Nurdiansyah mampu menjuarai AFF Cup U-21 di Brunei Darussalam dengan mengandalkan pemain-pemain seperti Johan Prasetyo, Suswanto, Samsidar, Syamsul Chaerudin.
Regulasi pemain asing yang baru ini dapat memunculkan young guns berpengalaman untuk memperkuat tim nasional, seperti Dendi Santoso, Beny Wahyudi di Arema, Yongki Ariwibowo dari Persik, Rahmad Latief di PSM Makassar, dan pemain-pemain lain yang mendapat kesempatan lebih untuk bermain di level sepak bola tertinggi sehingga tim nasional tidak kesulitan mencari siapa pengganti pemain yang sudah mulai kehabisan masa emasnya.
Sisi positif inilah yang harusnya dapat dilakukan meski tidak terpenuhinya jatah dua pemain asing dari Asia mungkin bisa menurunkan kualitas kompetisi dari pada musim-musim sebelumnya.
Semoga regulasi baru ini bisa meningkatkan kualitas pemain muda di Indonesia, tidak mengurangi mutu dan greget kompetisi Liga Super Indonesia, dan menarik minat pemain asing region Asia (AFC) untuk bermain di Indonesia. Dengan demikian, keinginan PSSI untuk mensejajarkan kualitas pemain Asia dengan pemain negeri sendiri bisa terwujud.
Bravo sepak bola Indonesia, forza Arema. Salam Satu Jiwa!
—
Dikirim oleh Aribh Nade, Artikel ini merupakan opini pribadi dan tidak mencerminkan pendapat redaksi. Anda bisa mengirim artikel untuk ditampilkan di Ongisnade.net melalui email redaksi@ongisnade.net



























Absen disek terus ocom
Huahaha…kera siob d lampu absen disek cek dadi nomer utas…
emang regulasi tsb da fix ta…ato msh sekedar wacana…?? Wong jdwl kompetisine æ durung jelas koq malah mengeluarkan syarat & ketentuan tho PSSI n BLI ni…TEWUR!
arema…aremania…merdeka !
-lam1jw-
Spt kta panjul donks…d EPL ad perjudian fergusson atas owen…hehe
Kalo ktaQ…d ISL ad perjudian atas regulasi pemain asing oleh BLI Pssi(bsa jd meningkatkan ato menurunkan kwalitas ISL)
wakakak…yo ws cak min, rest in peace…jo ewus2 nek prei…^_^
Ayo…tangi kabeh…ws shubuh…
Ndang absen…pelajarane selak d mulai…(ojok ngaret niru BLI-PSSI-Managemen Arema…)
.dah mulai to pelajarane?!
.huuaam..
ayo ker
wayæ nyontreng.
.jok lali nyontreng pelatih arema,
sui tenan arema ape entok pelatih.
CAPRES
1.AREMANITA
2.AREMANIA
3.AREMA LICEK
S1J
Wonk jember ngisi absen disik ker.Buat aremania jember kpn kumpul2e?
klo menurut saya pemain asing d indonesia harus d kurangi yang idealy 3 pemain asing saja apa itu dari asia ato non asia,terlalu banyak pemain asing maka pemain lokal sulit untuk berkembang,bendol sendiri juga pernah mengeluhkan hal ini dmn dia kesulutan mencari pemain depan dkrnakan banyak klub yang memakai pemain asing,pemain asia juga juga tidak harus pemain timnas,krn banyak pemain korea walaupun bukan timnas kwalitasy datas pemain indonesia,arema dulu juga pernah menggunakan pemain asia mungkin kita masih ingat han yong kook,klo tidak salah dari jepang mainy dulu ngeyel,jadi keputusan bli perlu drevisi lagi supaya tidak memberatkan klub
SEHARUSNYA MEMANG 3 PEMAIN ASING SAJA …
Seng penting pelatih e disek iki…??
Usulan e BLI karo PSSI
jarno ae…
Contreng singone…SALAM SATOE DJIWA…
Wasem…yaopo iki menejemen tindakane?
Hemmmmm
Huuaooopp…hep..
Pemain asing ojo akeh2, 3 ae cukup wis.
Ayas setuju timbang golek pemain asing larang mending nggawe tenaga2 muda koyok beny W,dendi S q yakin nek terus di poles iki iso mboiss puool..
no coment
pastinya dengan adanya regulasi baru dari BLI terkait pemain asing… tidak akan ngaruh kanyab dengan prestasi tim nasional kita..
ketika gaji pemain rata2 sebulannya masih satu jutaan kemudian naik sepuluh jutaan bahkan masuk dikisaran lima puluh jutaan toh prestasi tim nasional kita tidak ke mana-mana …
satu hal yang pasti .. AREMA ada dimana-mana.
@andremania
Jmber ndi?
Ayas jember psan.
@maya_ayu haha. . oyi oyii. .
BEDA BOLEH TAPI TETAP AREMA …
Pemain asing 3 tapi yg berkwalitas dan pemain lokal ditingkatkan fisik dan skillnya. Tim jepang,korea,dll kadang sering hanya memakai 1 atau 2 pemain asing saja.
@andremania
jember pundi ker…
cho d’monkq yo jember pisan kuwi lho..
SETUJU THOK POKOK E
Lbih baek 2 pmain asing yg kwalitase NyakMus..
Drpd 5 tp akeh seng ecek2.
Enteke duwek pling yo podo ae.
Akn tetapi…
Adkah pmain asing brkwalis NyakMus yg mw brmain d liga yg trlalu super ini???
lek ayas….ngarambes wes…seng pwenting aman…
yo arema…
yo aremania e…sip…
Manajement iki ra ngerti atine aremania ta? :)
Klu untk kebaikan sepak bola Indonesia ya ayas se7..salam satu jiwa Arema-Aremania muach..
HIDUP SBY !!!!!!!!!!
HIDUP SBY !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
SELAMAT BUAT BPK.SBY & BUDIONO
LANJUTKAN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
@sam Admind
mbok di jogo website iki ..mosok onok koment gak kane di jarno ae..opo maneh nggawe inisial saru.
@sam provokator
mohon anda belajar sopan…ayas akan segan bila website ini bukan unutk politic…
AREMA .AREMANIA AREMANITA ONLY
@sam admint
dijogo sam website e cik gak terkontaminasi koment politik dan inisial saru.
ngono ae sam ayas tak mbalik maneh nang alas topo bronto…
salam satujiwa gae kabeh….AREMANIA DAN AREMA.
@OCHA
trims kanyab atas support nya
SISI POSITIF = mungkin dengan kouta 2 pemain asia yg mustahil mau dibayar murah untuk peserta ISL yg dananya pas pasan dapat diganti/memaksimalkan pemain lokal,ini cukup bagus bagi pembibitan pemain muda.
SISI NEGATIF = untuk klub dengan dana yg melimpah bakal mampu beli pemain asia berlabel timnas,disini bakal terjadi “GAB” yg berimbas kurang KOMPETITIFnya ISL.
semoga klub dengan dana minim dapat bersaing
S1J
ublem po ra komen ayas
walah tuwas nulis akeh gak ublem sekiaaaaaaaaaa !
mek secuil malah ublem sipaaaaaaaaaaaaaaalll !
oalaaaaaaaaaa embohkaaaaaaaaaaahhhhhhh
jangan hanya dua kalau bisa sebelas, biar kita bisa melihat sepak bola yang tidak ada tawurannya
@Freedom,..sing umak sebut iku han cok cok op opo iku (jnge angel) kera korea boz,ays esek eleng…2th sblum ceblok ng div.1…
lam utas awij
woyy…nyontreng sopo ker…..
iki duduk arena politik…
Arema itu suci bagi jgn smp dinodai politik yang kotor…
olahraga yo olahraga lak politik nang panggonanmu ae..
Dunia politik, dunia bintang, dunia hura-hura para BINATANG, berjoget dg asyik.
bravo AREMA !!!
AREMANIA Anti politik..
HIDUP AREMA …
Coooookkkkk Manajemen kok suwe seh rek…..ayo Lanjutkan kontrak Pelatih dan Pemain sing kipa ilakes……
from PAPUA with LOVE
yah lmynlah ntar ada pemain asia timnas Bangladesh, Myanmar, Papua Nugini, Kepulauan Fiji, Korea Utara, Filipina, Timor Leste….
Ga ada perubahan apa2….jalan ditempat…
Liga Indonesia adalah kompetisi terbaik di Asia tenggara, dengan masuknya beberapa pemain2 top (timnas) dari negara2 asia tetangga kita, dapat menyebarkan popularitasnya kepada penikmat sepak bola di negara2 asia tenggara! Dengan ISL yang semakin populer diharapkan banyak sponsor yang semakin tertarik!!.. Semua itu, dengan catatan bahwa tim2 ISL dan BLI/PSSI semakin profesional!!…
saya kira itu sebuah perkembangan yang cukup positif bagi perkembangan kompetisi di indonesia… dan mungkin BLI merunut pada kompetisi ACL yang bisa menggunakan 4 pemain asing (3 pemain asing non asia & 1 pemain asing dari kawasan asia) sedangkan ACL sendiri mengadopsi regulasi pemain asing dari kompetisi J-League.
berani taruhan kalau ini akan efektif??? :-(
pokok’e arema harus ngambil pemain dari thailand..
Theratep Winotai