Ongisnade News Ticker

Mes Que un Club

Klub Spanyol, Barcelona, mempunyai slogan “Mes Que un Club” yang berarti “Lebih dari sekedar klub”. Indonesia punya Arema, sebuah klub yang menjadi simbol dan jati diri Arek Malang. Arema menjadi sebuah simbol klub profesional.


Perayaan Barcelona saat meraih treble winners 2009. (foto: Zimbio)

Sebuah Ide Untuk Kelangsungan Arema

Sejak berdirinya, Barcelona mempunyai slogan yang dalam bahasa Spanyol disebut “Mes Que un Club”, yang berarti “Lebih dari sekedar klub”. Oleh para pendirinya, hingga sekarang, FC Barcelona memang bukan sekedar klub. Klub sepak bola ini telah menjadi simbol warga Catalonia dalam perjuangannya menjadi negara independen di luar Kerajaan Spanyol.

Oleh karenanya, sepanjang sejarah Barcelona, ada sebuah tradisi jersey tanpa sponsor utama selama lebih dari 100 tahun. Walaupun akhirnya dua tahun terakhir dihentikan, namun dengan sesuatu yang lebih prestise, Barca memasang logo UNICEF di jerseynya, dan justru Barca menjadi sponsor Unicef, dengan memberikan donasi jutaan dolar per tahun.

Sekalipun demikian Barca tetap saja menjadi sebuah klub besar di dunia, dan salah satu klub terkaya di jagad raya saat ini. Sebuah fenomena yang luar biasa di era sepak bola industri saat ini. Dan itulah buah dari kuatnya prinsip “Barcelona lebih dari sekedar Klub Sepak Bola”.

Indonesia punya Arema, sebuah klub yang menjadi simbol dan jati diri Arek Malang. Bahkan akhir-akhir ini, layaknya Barcelona yang menjadi simbol kebebasan Catalonia, Arema menjadi sebuah simbol klub profesional klub, simbol kebebasan olahraga dari campur tangan Pemda dan APBD.

Sebuah pencapaian yang tidaklah murah, karena harus dicapai dengan loyalitas, kerja keras, urunan, patungan, bahkan hingga cucuran darah dan jiwa.

Ironis, pasca akuisisi PT Bentoel dari Rajawali Group ke BAT, nasib Arema saat ini sangat-sangat kritis. BAT yang secara internasional sudah menandatangani perjanjian larangan penggunaan produk rokok sebagai sponsor olahraga, tidak bisa memberikan suntikan dana untuk Arema melalui PT Bentoel, yang notabene merupakan sumber dana utama Arema.

Wacana merger dengan saudara tua Persema pun berhembus disambut dengan tolakan keras Aremania yang tidak menghendaki klub kesayangannya harus melepas prinsip “mandiri” yang selama ini berhasil dipertahankan hampir 22 tahun.

Yang dibutuhkan Arema saat ini adalah solusi. Bukan sekedar teriakan “Jangan bubarkan Arema”, ataupun ungkapan “Aremania tidak boleh pakai uang rakyat”. Arema butuh jawaban dari sebuah pertanyaan “Bagaimana Arema bisa tetap eksis di tengah situasi seperti ini”.

Berkaca pada perjuangan Barcelona di awal masa berdirinya, ayas mempunyai sebuah usul demi kelanjutan Arema yang kita cintai. Seperti kita ketahui, rata-rata klub Indonesia untuk mengarungi kompetisi ISL menbutuhkan dana sekitar Rp 20 Milyar.
Apa yang akan ayas sampaikan adalah, bagaimana Arema bisa mendapatkan pemasukan sebesar itu dalam satu tahun ini. Tentunya dengan membuat sebuah sistem yang benar2 profesional.

1. Arema Go Publik

Sebuah klub profesional, pada umumnya berbentuk seperti sebuah perusahaan dimana sahamnya bisa dimiliki suatu perusahaan ataupun dibuka untuk publik. Arema sudah berbentuk perusahaan (PT) dengan saham 100% dimiliki oleh PT Bentoel. Hal ini yang menjadikan Arema rapuh, karena jika ada masalah yang menghampiri PT Bentoel, maka otomatis akan berdampak sangat besar terhadap PT Arema Indonesia, seperti yang saat ini dialami.

Untuk itu, menurut ayas, sudah saatnya Arema Go Publik. Perusahaan Arema harus memungkinkan dimiliki oleh orang banyak dengan sistem pembelian saham. Maaf, ayas ini bodoh tentang hal2 seperti ini. Namun dari sudut pandang orang bodoh saja, ayas punya perhitungan bodoh2an seperti ini.

Misalnya saham Arema berjumlah 200.000 lembar, dengan harga 50.000 per saham. Maka jika semua saham dibeli masyarakat (ataupun perusahaan) akan terkumpul dana sebanyak Rp 10 Milyar. (terlalu murah untuk klub sebesar Arema, namun sekali lagi, ini hanya itung-itungan bodoh-bodohan)

2. Donatur Arema

Hal ini juga sebagaimana di awal berdirinya Barcelona. Setelah Arema Go Public, maka seluruh saham akan dimiliki oleh masyarakat maupun perusahaan. Untuk menjaga kelangsungan Arema setiap tahunnya, maka dibuat sebuah kesepakatan bahwa setiap pemilik saham “wajib” menjadi donatur tahunan bagi Arema. Hal ini dilakukan selama Arema sedang membangun diri menjadi perusahaan yang profitable.

Kompensasinya, ketika suatu saat (ayas yakin akan hal ini) Arema sudah menjadi sebuah perusahaan yang mempunyai profit, pemilik2 saham ini akan mendapatkan sebagian keuntungan yang besarnya bisa ditentukan oleh rapat umum pemegang saham atau sejenisnya.

Nah berapa besar donasi yang harus diberikan? Itung2an bodohnya seperti ini:
Setiap pemegang saham dikenakan donasi wajib per tahun Rp 50.000 per lembar saham yang dimilikinya. Nah ketemu Rp 10 Milyar lagi kan?? Bayangkan 50.000 per tahun, berarti tidak sampai Rp 4500 per bulan. Sangat enteng untuk sebuah hiburan dan kebanggaan bernama AREMA selama 1 tahun.

3. Kelola merchandise secara profesional

Tidak bisa dipungkiri, merchandise adalah sektor pemasukan yang sangat besar bagi sebuah klub profesional. Itu pula yang terjadi ketika Real madrid mendatangkan David Beckham, ketika Ronaldinho menjadi raja di Barcelona, pun ketika Kaka menjadi pangeran di Milan, bahkan yang masih hangat saat merchandise jersey Madrid bertulis Ronaldo milik CR9 laku 2000 buah dalam 1 hari. Hasil penjualan merchandise dari pemain2 seperti itu, maupun merchandise klub keseluruhan sangat bisa diandalkan untuk menutupi kebutuhan klub.

Sayang di Indonesia sektor tersebut kurang dimanfaatkan klub. Arema bisa mengawali hal ini sebagai salah satu sumber pemasukan klub. Mungkin Arema membuka Arema Official Store, yang menjual merchandise resmi Arema. Ayas yakin berapapun harga jualnya, akan banyak aremania yang membeli, karena merchandise resmi adalah sebuah simbol kebanggan, simbol keterikatan antara supporter dan klub yang disayanginya.

Ayas sulit membuat itung-itungan bodoh untuk masalah keuntungan kaos merchandise asli ini. Tapi misal dalam 1 tahun 500.000 merchandise terjual dengan keuntungan bersih rata2 per produk Rp 20.000, maka didapat lagi angka Rp 10 Milyar.

Satu hal lagi yang mungkin masih bisa diperdebatkan adalah, mematenkan nama “PS Arema” dan segala bentuk produk ataupun nama yang berhubungan dengan klub Arema. Tentunya hal ini cukup memberatkan bagi nawak-nawak kita yang mencari hidup dengan berjualan kaos Arema & Aremania. Namun ayas kira bisa diambil jalan tengah. Untuk setiap produk Arema yang dijual bebas, mungkin dikenakan royalti sekian persen.

Ayas rasa para penjual kaos bebas itu juga harus sadar, bahwa Arema butuh royalti itu. Karena tanpa royalti tersebut Arema tidak bisa hidup, dan jika Arema tidak ada, maka tidak ada pula yang bisa mereka jual.

Mungkin diantara Aremania yang membaca tulisan ini banyak yang sependapat dengan usul-usul ayas di atas. Atau mungkin ada yang ingin mengoreksi ataupun melengkapi. Namun jikalau banyak aremania yang tidak sependapat, ayas ingin ketidaksetujuan itu diungkapkan dengan memberi sebuah SOLUSI, sebuah usulan lain lagi, untuk menjaga kelangsungan klub yang kita cintai, Arema. Salam Satu Jiwa.

Ditulis oleh Boy Alfiansyah. Artikel ini merupakan opini pribadi dan tidak mencerminkan pendapat redaksi. Anda juga bisa mengirim artikel untuk dimuat di Ongisnade.net melalui email redaksi@ongisnade.net


Tampilkan berita ini di Facebook  Tampilkan berita ini di Twitter

68 komentar

Berikut adalah komentar dari pembaca dan Aremania terkait berita di atas. Bagaimana dengan pendapat anda? Debat dan sampaikan melalui kolom komentar di bawah!
  1. Aremania Handil says:

    Boleh juga usulnya mas Boy apalagi jika Bakso AREMA, Nasi Goreng AREMA, Tahu Telor AREMA dan produk2 yang mencantumkan nama AREMA ikut menjadi donatur atau membayar royalti. Pasti masalah finansial dapat diatasi.

    Bravo AREMA

  2. FITRA TENGGARONG says:

    JAYALAH AREMA …

  3. gemboel says:

    layak dipertimbangkan..mungkin sebelum saham dijual seluruhnya sebagai percobaan 20% dulu..wes

  4. Jenk Sr!e says:

    Arema Go Public…? Se7…..!!! S1j

  5. Ocha Basinga Senayan says:

    lihat judulnya sdh seru,baca dl baru comment salam 1jiwa AREMA_AREMANIA muach…

  6. kenongosari says:

    Ehm…Seng penting mandiri..

  7. kenongosari says:

    Ehm…Seng penting mandiri..
    Ayo urunan..

  8. kenongosari says:

    Julukan AREMA yaitu ONGIS NADE
    berarti ONGISNADE.NET yo kenek royalti iki…

  9. ubay 08 says:

    ok sam boy, kapan nawak2 di ajak rundingan, ndang dimulai ae wes, SLI wes kate mulai, dari seluruh penjuru malang (kodya/kab) InsyaAllah mendukung, kita masih menunggu ide2 cemerlang lagi seperti ini, Bravo AREMA

  10. Maya_Ayu says:

    Spt ariel peterpan n luna MAYA yg sdh berani Go Public…
    Sdh saatnya Arema jg Go Public…! Psti Maya dukung…wkwkwk

    => ms boy…ms boy, émòn manna…?! (jd inget ma Catatan si Boy…hehe)

  11. Ayas kaet awal2 yo wes utujes GO PUBLIC…!!! Pak Dar gmn usulan nawak2 ini di tindak lanjuti…!!

  12. Sebuah pendapat yang sangat solutif. Sekarang, yang menjadi ujung tombak untuk memfollow-up ide di atas siapa? Menurut ayas para Aremania membuat konsorsium aja! Jangan sampai saham Arema ntar dilempar di lantai bursa sebab terlalu banyak kepentingan yang sangat jauh dari nilai-nilai Arema. Berhubung Aremania tidak mempunyai organisasi yang formal, menurut ayas para ketua korwil, sesepuh Aremania dan tokoh-tokoh yang terdapat di kota Malang segera membahas masalah ini. Dukungan kalangan para akademisi yang ada di Malang juga sangat dibutuhkan sebab mereka memiliki pengetahuan yang sangat komprehensif dan sangat dibutuhkan untuk perjalanan Arema ke depannya.

  13. Suatu usulan atau ide yang sangat perfect…
    Namun bukannya ayas tidak setuju atau mengecilkan arti, untuk ukuran Indonesia saat ini hal tersebut sangat sulit diterapkan karena klub bola bukan sebagai hal yang “profitable” justru sumber dari pengeluaran pendana (entah itu Pemda atau Perusahaan).
    Ayas pesimis bung…bukannya ayas nyerah sebelum bertanding, namun ayas sekedar melihat realita saja alias tidak terlalu muluk-muluk…sak madyone ae…

  14. nolabku says:

    SETUJU PUOOLLLLLL

  15. ongis pandaan says:

    ayas setuju buat merchendice original…yang pendapatanya buat kelangsungan hidup arema…

  16. ongis pandaan says:

    ayas setuju

  17. Jenk Sr!e says:

    go public gmana mewujudkanx ya…? Pihak Bentoel n Mnjmen ky msh GENGSI gto de_eh! apa lebih Tepatx SANGSI kalie ye…Waah! Klo emang bener! TerNYATA slama ini…? Blum Tau mreka Siapa Sbenarx AREMANIA….ck…ck…ck…! SUNGGUH TEERRLAALLLU….!

  18. Aremania says:

    Stuju bgd bwat yg d ataz td sm0ga 2 cpt trlaksana,,
    Am!n

  19. LAODE AREMA SAMARINDA" SANAN TEMPE" says:

    Bravo… AREMA
    SALAM CIAMIK SOLUTIF TUK SAM BOY …
    SOLUTIF SAM BOY SUNGGUH MEMBUAT TRENYUH AYAS YANG SAAT INI DI KALIMANTAN/SAMARINDA… AYAS SETUJU SETUJU SAJA DENGAN PELEPASAN SAHAN KE AREMANIA ATAU YANG MEMILIKI JIWA AREK MALANG….DAN LEBIH LEBIH MILITAN AREMANIA.
    PELEPASAN SAHAM MUNGKIN…. INI URUN RMBUG LHO…ADA PERLAKUKAN BERBEDA :
    1. WAJIB ( BUKAN AGAMA LHO )
    2. SUNNAH ( BUKAN AGAMA SAM )
    3. SUKARELA

    WAJIB BAGI PERUSAHAAN YANG HIDUP DI BHUMI AREMA DAN MEMILIKI USUHA SERTA KEUNTUNGAN DI BHUMI AREMA…MISAL PERUSAHAAN INI DI BANDROL 1000 ATAU 5000 SAHAM PER PERUSAHAAN
    SUNNAH … DILEPAS KEPADA FAN AREMA/AREMANIA ATAU KHUSUS BAGI PER ORANGAN YANG ASLI MALANG.. MISAL CAK EDDY RUMPOKO, CAK PENY, CAK SBW, CAK CAK LAIN SING AKU GAK EROH JENENGE,,, YA MEREKA MEREKA INI MISAL DI BANDROL 1000 SAHAM… INSYA ALLOH CACAK CACAK IKI WELAS ASIH LAN TULODHO.
    SUKARELA YA KITA KITA SEBAGAI AREMANIA YANG TER ORGANISIR ATAU PER ORANGAN SUKARELA MEMBELI 1 SAHAM ATAU SYUKUR SYUKUR LEBIH DARI 1 SAHAM…
    INSYA ALLOH SOLUTIF SAM BOY IKI MENDAPAT TANGGAPAN DAN AREMA TETAP MENJADI LEBIH DARI SEKEDAR KLUB “Mes Que un Club AREMA “

  20. kenthul says:

    mantab jeh usulane..pokok yokopo carane sing jenenge arema gag ilan g tekan muka bumi!

  21. @Anti Ampas Tahu, kok kayaknya umak pesimis banget dengan sebuah harapan baru yang lebih baik. Maaf sebelumnya sam, setiap kali ada ide positif, umak selalu kritis dalam menanggapinya tapi terlalu oposisi. Bukannya ayas melarang umak berpendapat, tapi tolong berpendapatlah secara solutif karena itulah karakteristik Aremania. Aremania tidak hanya teriak-teriak atau mengkritik menuntut sesuatu agar lebih baik lagi tapi juga selalu memberi solusi yang berarti. Ayas tunggu ide cemerlang dari sam Anti Ampas Tahu. Salam satu jiwa. Arema

  22. kunamakan says:

    oyi… ayas ujutes tok……!!!!! wes pokoke arema ojo buyar…..!!!!! gak popo gak ono pemain sing kipa. tapi aq tetep cinta arema. amin

  23. D_And says:

    Andai….Seluruh Aremania Berkumpul…Menyumbangkan Dana,Wes…Elek2 e 10.000 …. ..Mungkin Juga bisa Lebih…Dengan Mendatangani Sebuah Spanduk Besar…Dengan Mengatas Loyalitas Kita….

    Itu juga pemikiran bodoh2 an…tapi kl0 kita tidak cepat bertindak,kita hanya diam dan hanya memikirkan saja..tanpa melakukan…Bagaimana nasib Arema??

    Ayolah,,mulai dari yang kecil…
    Gak usah Isin2..Arema Memang Butuh Dana Sukarela…Sambil Menunggu Pembeli Arema yang baru…

    Pikirkan Dan Bayangkan Jika Arema Bubar??Di Merger??Bahkan Keluar dari Malang??

  24. SUKAB says:

    sam,
    saat ini ayas kok gak yakin dengan ide no 1 dan 2,untuk bisa menjual saham di bursa efek,gak semudah itu, prosesnya lama,perusahaan harus lancar likuiditasnya,lolos verifikasi dan sebagainya,apakah PT AREMA sudah punya?ide yang bagus tapi mungkin belum bisa untuk saat ini.
    ide no 3 mungkin paling realistis tp apakah bisa?pembajakan adalah masalah besar di republik ini,terus daya beli masyarakat kita berapa,kalo untuk beli jersey seharga 150.000 apa banyak yg beli?gimana pendataan untuk setiap pedagang kaos?sulit sam.terus kapan uangnya bisa kumpul?
    saat ini AREMA butuh dana segar untuk hidup selama 1 musim kompetisi ke depan jadi ya harus cari INVESTOR(yang jelas bukan pemkot dan tidak pakai uang rakyat)itu solusinya.kalo seandainya gak bisa dapat investor ya bubar aja karena bubar 200 tahun lagi ato sekarang ya sama aja (tidak ada yang abadi kecuali ketidak abadian itu sendiri)tapi AREMA akan tetap ditulis dalam sejarah sepakbola INDONESIA sebagai klub profesional tanpa campur tangan permerintah sama sekali dan tidak pernah makan uang rakyat.
    dan rencana umak yang 1,2,3 itu baru bisa coba dijalankan kalo AREMA bisa berdiri kembali.
    APAPUN YANG TERJADI DUKUNG TERUS AREMA

  25. n_636_us says:

    ide bagus sam, semoga di respons pengurus.

  26. singo sumawe says:

    se7 bos lbh baik merchaindesenya AREMA memang hrs menhasilkan dana buat AREMA karna merchaindes itu bisa laku besar karna AREMA..klub2 besar diEROPA skrg sedang gencar2nya memasarkan merchaindesnya dgn melakukan tour kenegara2 didunia. mis: MU tour ke ASIA,Chelsea Tour ke amerika dsb.klo merchaindes AREMA sudah di Patenkan Otomatis AREMA Kedepannya jg bisa melakukan sbh Tour meski gak Keliling Dunia, cukup di Indonesia krn Banyak AREMANIA Yg ada diluar malang spt.KALTIM,PAPUA,JKT,Tanggerang dll..slm 1 jw..

  27. boy says:

    @semua, thanx tanggapannya. Ayas cuma bisa ngasi ide. Untuk follow up nya sepenuhnya tergantung pada Manajemen dan Aremania semua. Saran solusi lain sangat dibutuhkan Arema saat ini. Tunjukkan bahwa Arema memang “BUKAN SEKEDAR KLUB SEPAKBOLA”.. Arema lebih dari itu..

    nb: oskab AREMA & oges ngerog AREMA gak kenek royalti bos.. mereka sudah ada sebelum PS Arema berdiri.. hehe..

  28. @ Aremania Anti Merger:
    Mungkin pengalaman hidup yang membikin ayas lebih realistis sam.
    Bukannya ayas tidak mendukung ide-ide yang konstruktif, namun dari kacamata ayas ide-ide tersebut terlalu mengawang-awang alias jauh panggang dari api.

    Coba saja untuk ide no 1 (Arema Go Publik): kalau dipikir2 siapa coba yang akan mengelola Arema secara independen, apakah mereka rela untuk dibayar sukarela alias volunteer..?? Apakah pengurus cukup capable dalam memanage sebuah klub dalam mengarungi suatu Liga yang paling ruwet sedunia..??.
    Kalau usul ayas dalam pendanaan, tetap fokuskan kepada penyandang dana yang independen yang gila bola (seperti Acub Zaenal). Tidak usah terlalu kaya, asalkan duitnya cukup untuk mendanai Arema selama 1 musim. Ya untung2 kalau dari perusahaan seperti Bentoel selama ini.

    Untuk Donatur Aremania, ayas sangat setuju hal ini. Kalau perlu sebarin proposal ke semua toko2, kantor2, rumah2 asalkan DIKELOLA SECARA PROFESIONAL DAN TRANSAPARAN (JIKA PERLU ADA LEMBAGA MONITORING TERHADAP KEUANGAN DARI DONATUR)…maksudku ojok sampek dikorupsi

    Untuk pengelolaan Merchandise, gak usah muluk2 masalah royalti. Kita tahu di Indonesia masalah royalti ini masih kurang jelas payung hukumnya dan masih banyak pelanggaran hak intelektual (Indonesia belum sampai level ini)…wake up man…
    Solusinya: cukup Yayasan Arema sendiri yang mempunyai divisi bussiness yang khusus bergerak di bidang penjualan Merchandise Asli/Resmi Arema dimana divisi ini dikelola dengan baik oleh orang2 yang kompeten di dalamnya.

    Cukup semanten sederek2…utawi wonten kalepatan,kulo nyuwun sepurane ingkang kathah…S1J

  29. Aremania Matab says:

    Setuju banget Ker…
    Apalagi soal Royalti n buka Arema Official Store… bagi Aremania yang ada di luar malang sering nyari2 itu… apalagi klo ntar bisa buka store online…

    Mantap puoollll….

    -S1J-

  30. Hehehe, sepurane pisan sam. Lha, kalo gitu khan enak jadi kritikan sam Anti Ampas Tahu juga disertai solusi. Ayas setuju ama pendapat umak.

  31. kera siob says:

    Ayas sendiri juga berpikir bantuan yg praktis dari aremania untuk arema dalam situasi seperti ini. Pertama, muaranya memang dana dan untuk melakukan penggalangan dana sukarela dibutuhkan orang yg bisa dipercaya oleh aremania/penyumbang dana untuk menangani. Bisa saja lewat rekening pt.arema indonesia atau lewat pengelola baru atau sekretariat arema,dsb. . atau datang langsung untuk kepraktisan penyumbang yg tanpa transfer rekening.
    Yang kedua adalah merchandise dalam hal ini adalah kaos mirip jersey arema untuk dipakai suporter. Bukan sekedar kaos tapi kaos suporter yg sudah bersponsor baru, jadi keuntungan ada di pengelola,team arema(bila aremania sudah beratribut) dan sponsor. Ibaratnya boleh saja orang berjualan kaos arema diluar lebih bagus/lebih murah, tapi untuk membantu arema sangat berguna kalau aremania jg beli kaos dari pengelola.(yg perlu diperhatikan pengelola adalah ukuran kaos anak jg diperhatikan karena tdk sedikit org beli untuk anak kecil, dan satu lagi produksi awal karena bertujuan penggalangan dana).
    Yang ketiga adalah pemkot mlg dan pemkab mlg dan juga BLI(juga sebagai pengatur jadwal) sebaiknya mengijinkan arema sebagai aset malang raya untuk menggunakan kanjuruhan dan gajayana sebagai homebase.
    Pertandingan di gajayana akan lebih mendatangkan suporter karena kepraktisan daripada di kanjuruhan, hal ini tentu akan membantu pemasukan arema.(kecuali big match di kanjuruhan lebih menampung).
    Yang lain adalah seperti diutarakan seorang pemimpin daerah di surat kabar. Bisa saja meringankan sewa stadion dan pajak keramaian untuk arema sebagai wujud bantuan dgn beberapa syarat, salah satunya sangat mendidik aremania yaitu tidak membuang sampah sembarangan di stadion/penonton bersedia memunguti sampah usai pertandingan. Sebuah hal yg pantas dicoba. S1j

  32. Santoz says:

    Yo po kelanjutane IDE URUNAN/PATUNGAN/SUMBANGAN..

    Sak Mampune AREMANIA Masing2 n Sopo Sing Gelem Koordinir..??

    Lakukan yang mungkin dulu yang bisa AREMANIA dilakukan untuk AREMA

    CEPAT BERGERAK..!!

    BUTUH AREMANIA/ORGANISIR URUNAN/PATUNGAN/SUMBANGAN..?
    SOPO SING MELEG ??

    CEPAT BERGERAK..!!

    AREMA SEMANGATTT…!!

  33. 333 says:

    Ayo dimulai sopo sing koordinir kono……
    wacana POIN 1 : go publik tentunya tidak harus di lantai bursa yang harus memenuhi beraneka ragam persyaratan (Untuk ke depannya OK), untuk saat ini bisa direalisasikan untuk AREMANIA dan warga malang saja yang peduli akan AREMA dengan mekanisme tertentu yang bisa dimatangkan bila manajemen terbuka. Tapi untuk saat ini poin 1, 2, dan 3 saya pikir bisa direalisasikan oleh manajemen AREMA INDONESIA.
    Saya yakin dengan seyakin – yakinnya, karena saya tahu sendiri jiwa AREMA di Masyarakat Malang begitu kental. Sampai – sampai 2 minggu yang lalu dalam acara Penyerahan penganten dimana ada ibu – ibu yang menjadi pembicara begitu bangganya menyebut nyebut AREMA dan mendapat applaus dari semua Undangan…..
    Maka kita harus yakin atas ide yang bagus ini.
    Tinggal bagaimana action plannya untuk bisa berbicara dengan manajemen . Ayo dong…..

  34. @ Aremania Anti Merger:
    Sami-sami sam…
    btw nama kita hampir sama loh..ada unsur “Anti”nya..he he ehe

  35. itoel says:

    3 ide cemerlang, tapi semua itu juga tergantung pada sikap manajemen arema. jika mereka mereka mau melaksanakan 3 ide tsb, atau menerima saran aremania/nita untuk urunan pasti masalah finansial arema akan teratasi. tapi jika tidak???
    sebenarnya manajemen arema mendengarkan aremania/nita apa tidak sih???

  36. cinta damai says:

    selama ini udah cukup banyak nawak” Aremania yang memberi solusi/ide” cemelang, tapi sayang tidak pernah disosialisasikan.

  37. ono5ogrem says:

    joss..lop sam!
    ujutes thok wes!

    s 1 j

  38. Ghalank aremania borneo says:

    Ayas ujutes thok, dm klngsungan hdup AREMA.
    Lam 1 jwa.

  39. daniaremania says:

    mnurut ayas, untuk saat ini ide menjual saham belum saatnya, karena apa yang klub sepak bola berikan kepada investor agar mau membeli sahamnya. Sementara kemarin2 klub sepakbola tidak menghasilkan laba sama sekali, apa yang menjadi timbal balik kepada investor, untuk pembagian deviden misalnya. Lebih2 saat ini BLI sebagai regulator tidak mendukung klub2 sepakbola untuk mencari keuntungan!!.. tapi untuk point 3 ayas mendukung penuh, sebagai aremania sejati pasti lebih bangga menggunakan produk original AREMA dari yang palsu, hitung2 membantu AREMA dalam masalah finansial!!.. Sekedar menambahkan pada sektor sponsorship harus digali semaksimal mungkin, sponsor harus lebih dimanjakan dan diberikan timbal balik yang setimpal!!

  40. mamik ilab says:

    bingung aku tp sing jelas usulan sam boy sngat bgus,kt hrs berani mulai untk bergerak,skrng tunjuk team yg akn bkrja dan kt aremania hrs yakin biar semua bs bkerja dngan maksimal,kelanjutan arema di atas segalanya,mari kt bergerak

  41. FITRA TENGGARONG says:

    SEMOGA TEREALISASI …

  42. Hehehe Sam Anti Ampas Tahu, osi2ae. Walau nama kita beda, khan hati kita sama, sama2 Aremanianya. Hehehehe

  43. Kidn. BATAM says:

    bagiku AREMA adalah:
    FootBall , LifeStyle , Atittude !!!

    .ayo ker’s berjuang SELAMATKAN AREMA.

  44. jihad says:

    sebelum menyetujui ide sampean yg sangat memungkinkan untuk direalisasikan…mungkin ayas ada usul gimana kalao tim manajemen arema sekarrang udah mulai fokus cari sponsorin diluar bentoel..berapapun dapatnya, baru sisa kekurangannya bisa ditambal juga lewat ide sampean iki…setidaknya, ini waktu terus jalan, dan deadline pelaksanaan ISL sudah akan berjalan, jadi sebagai langkah antisipasi terburuknya..kita udah bisa sama2 mulai jalan, dari manajemen n aremania…

  45. rastAREMAica_batam says:

    Iki onok opsi ke 4.,
    bagaimana kalau kita kembali kemasa VOC,jadi gini dengan cara kita bisa narik upeti [gak usah akeh2,sak penduduk malang ditarik upeti 500 repes tiap hari.] untuk kelangsungan hidup arema.
    Coba bayangkan pendapatan arema tiap bulan Rp500 x 30 x penduduk malang.

  46. onod32 says:

    Ide semacam ini udah pernah ayas fikirkan sekitar 1-2 musim yang lalu.

    Nah masalahnya aspirasi suporter kaya kita ini gak ada jembatannya(kelanjutannya) ke manajemen Arema. ya paling mentok tertampung di website ini saja. Ayas gak pernah dengar masukan kita di implementasikan oleh manajemen Arema.

    Ide yang cemerlang ker, namun NASI SUDAH JADI BUBUR. Mengacu pada strategy SWOT, Arema sekarang ini membutuhkan “DEFENCE STRATEGY” sedangkan ide sampeyan adalah “TURN AROUND STRATEGY”.

    Defence strategy simplenya adalah arahan dengan tujuan tambal sulam atau tutup lubang gali lubang. Seperti ide2 nawak2 yang ingin mengadakan rekening bersama, patungan bersama, mengharapkan investor santa klaus, dan sebagainya. Menurut ayas rekening bersama atau patungan oleh para aremania tidak akan menghasilkan jumlah yg signifikan. Hitungan ayas yaitu suporter aremania yg termasuk kategori ‘hardcore’ yang rela mengorbankan apapun untuk arema, ayas asumsi mungkin sekitar 10rb saja (dari jumlah penonton tribun ekonomi arema. Jadi yg realistis adalah terdapat donatur atau investor yang mempunyai hati Santa Klaus yang arema sejati yg memang mencintai klub Arema.

    Turn Around strategy simplenya merupakan kondisi dimana Arema memiliki cukup peluang, akan tetapi tidak didukung kekuatan(usaha). Contohnya potensi Aremania yang sangat loyal dan fanatik yang tidak diberdayagunakan atau usaha merchandise yang tidak dikelola oleh profesional.

    Ketidak tanggapnya pihak manajemen melihat potensi ini sudah sampai garis finish (deadline), arema tidak punya penyokong dana utama .Ibarat manusia tidak mempunyai paru2 lagi..

    Memang sudah ayas prediksi cepat-lambat Arema dan klub2 sepakbola di indonesia yg menggantungkan dari dana PAD pasti akan mengalami hal seperti ini.

    Saatnya kita para suporter memberikan doa dan dukungan yang positif agar terjadi keajaiban untuk arema tetap eksis di kancah pesepakbolaan nasional. Dan untuk sepakbola nasional, PSSI harus segera mengubah mindset klub2 sepakbola Indonesia untuk menjadi industri, sehingga tidak akan mengikuti jejak Arema yang didaulat sebagai klub paling profesional di Indonesia.(yg paling profesional saja nasibnya seperti ini bagaimana yg lain?)

  47. Usulan yg kipa…mungkin setiap Korwil bisa mengkolektifkan untuk pembelian saham PT AREMA INDONESIA dan bisa juga setiap Individu tentu dengan jumlah yg terbatas.

    Merchandise : bisa setiap org/toko lawetan soak/Merchandise Arema diminta untuk menambahkan harganya sedikit lebih untuk sumbangan ke AREMA.(tentu hrs ada kesungguhan dr Pihak Penjual utk Arema)

    awalnya mungkin kita semua sebagai bentuk kepedulian pada AREMA bisa mengumpulkan Dana,entah olehe Orip sbg Modal Awal seperti yg pernah kita lakukan…Maaf n Sepurane kalo ada yg salah karena kebodohan n ketidak itrengan Ayas…S 1 J

  48. yusas says:

    BTL BGT TU B0OS AMBO S7 BTG DNGN PNDAPAT D KAU……….

    KALAU ADA YANG JUAL SAHAM Q AREMA PERLEMBAR 50RB QW BLI 2 YAAAAAAAA……….. SLM 1 JIWA ARAMENIA JAGAT RAYA

  49. bapakke Falih says:

    solusi-solusi yang bagus iki ker…
    dari penjualan tiket juga bisa di ambil keuntungan. misal harga tiket dinaikkan harganya 25 %.
    trus ayas iki ono link sing mungkin bermanfaat jikalau kepingin go publik : http://www.idx.co.id/Portals/0/Khusus%20PDF/go%20public%20new2.pdf

  50. opitaje says:

    ok bos ayas utujes
    tapi semua kembali ke pt bentoel lagi
    menurut ayas ada sesuatu yang seperti di sembunyikan bentoel.
    kalo tak tail bentoel seperti menguji kesetiaan aremania, loyalitas arema.
    nih dapat dilihat dengan masih maunya bentoel mengucurkan dana, kalo dilarang oleh BAT la ojir teko endi sebesar itu.
    tapi ini kan persepsi ayas.
    tapi kalo gak gini Aremania kurang rame.
    hasile:
    1. Aremania tambah kompak
    2. Aremania bisa merasakan bagaimana rasanya mencari dana untuk membiayai kompetisi di Indonesia, yang kalo diitung secara matematik bisa mbleset kabeh.
    3. Aremania makin dewasa,terus mendukung mesti prestasi jeblok, dan gak misuhi manajemen kalo Arema kendow. Sumpek bos, coba situ jadi manajemen Arema pasti harus tebal telinga ketika di kritik habis-habisan oleh Aremania. Padahal kalo dipikir iku duit2e bentoel, dikelola dewe gak mungkin lah kepingin Arema jelek.
    3. Ujian bagi pemain Arema, siapa yang loyalitasnya diragukan ato tidak. sudah tau sendiri kan? gak perlu tak sebut. Arek2 iku mek gelem duite tok!sekarang ketika dicoba seperti sekarang podo nyelametno awake dewe2.gak ada yang berkata “kondisi Arema yang bagaimanapun Aku sebagai pemain mati urip mbelo Arema, Ayas iki yo Aremania semangatku koyo Singo gak koyo kucing”
    4. rolling pengurus. ini perlu agar aremania juga ikut merasakan bagaimana mengelola Arema, tujuane yo satu jiwa tadi.suka duka bersama.
    5. Stadione biar gak melompong, nek punya rasa memiliki Arema pastinya gak akan melewatkan semua pertandingan
    6. kalo semua kriteria di atas terpenuhi mesti tanpa Bentoel ayas yakin sponsor yang lain akan daftar menawarkan diri untuk membiayai Arema
    “SALAM SATU JIWA AREMA”

  51. RGT Arema Garis Keras says:

    Setuju untuk Usulan Mas Boy (Boy, mbuk jeneng-mu iki diganti.. koyok ngonceb ae…)
    Saya melihat Mas Boy ini sedikit dari jutaan Masyarakat cerdas AREMA yang bener2 punya feel dan brain untuk AREMA.
    Opsi Go Public adalah hal yang sangat masuk akal, walaupun memang tidak mudah dalam mengelolanya.

    Good governance dalam sebuah club sangat dibutuhkan.
    Profesionalisme dalam tata kelola club.
    Obyektivitas dalam membuat keputusan.
    Value dan kesamaan visi antara AREMANIA dan Management.
    dan saya yakin banyak lagi yang bisa membantu berdirinya AREMA yang mandiri dan profesional.

    Walopun iklim bisnis sepak bola di Indonesia tidak serta merta bisa diplotkan dengan bisnis sepak bola di Italia, Inggris, Spanyol (karena memang nggak apple to apple)
    tapi untuk mengelola club secara mandiri, profesional, dan profitable (menguntungkan) BUKANLAH HAL YANG MUSTAHIL!!

    Satukan tekadmu, kobarkan semangatmu, AREMANIA slalu mendukungmu!

    *Saya rela korban pikiran, tenaga dan biaya (indeed!)

  52. k-cong says:

    Jane nek mikir kera2 iki pinter2 lhoo..Ayo cpt dimulai…..ojok mek rembug dek kene “ongisnade.net” thok..pokok e kanggo kelangsungan n kemajuan arema ayas setuju thok..!!!!cuma nambahi…nek iso ono karcis seng terusan koyok dek luar2 kono lhoo…dadi iso digae sek ojire…………..
    yo wes Salam 1 Jiwa…

  53. punglor says:

    kalo ada yang jual saham arema 50.000 per lembar, ayas beli 10 meskipun gaji ayas UMR.

  54. rachmad suprayogi says:

    ujutes lop. demi arema opo ae gelem

  55. rachmad suprayogi says:

    ujutes ker. ayo ndang dilakoni

  56. Arif says:

    Arema adalah kebanggaan kita. ‘save our arema’meski dengan cara apapun

  57. Kita jalankan niat baik kita,dan kita yakinkan bahwa apa yang kita lakukan benar…Ayo Aremania sekarang saatnya,hidup hidupilah arema.Karena arema adalah simbol hidup dan kebanggaan arek malang.

  58. oedhyn ngarawak says:

    s7 jezz..tapi sing pntng ojo sampe sahame d ukut wong sing kadit duwe jiwa arema..sing tak kuatirno dituku wong sing ga duwe jiwa arema,truz home base dpindah nang luar MALANG..ga tambah makmur malah tambah ajur..S1J..BRAVO AREMA..

  59. kecenk gimbal says:

    AREMA memank beda boz…
    AREMANIA memank beda sam…
    AREK MALANG memank beda beh…

    Tp dr pbdaan x da tu qt dpt mlkukn hal x beda dr smuax jd qt hrz mbuat prbdaan tu jd klbihn qt…

    TWO LOVE, TWO HEART

  60. Satya says:

    setuju boss …
    ide ne sampeyan bener2 bagus … cuman sekarang, langkah apa setelah semuanya membaca ide sampeyan iku …

    tapi harus bagaimana dan di kemana kan ide ne sampeyan iku … sayang banget lek sampe ga bisa diwujudkan … salut bos .

    semoga segera bisa diambil langkah selanjutnya … Amin

    Salam Satu Jiwa

    AREMA

  61. bayu ardiansyah says:

    Salam satu jiwa..
    Setuju dengan ide AREMA go public, tapi gak perlu pake bursa efek TEWUR urusane. Pendapat ayas, PT. AREMA tawarkan secara terbatas khusus pada AREMANIA (misalkan 20% dari total saham yang dimiliki PT AREMA ) melalui ketua KORWIL AREMA seluruh Indonesia. Banyak nawak-nawak AREMANIA yang diperantauan di Indonesia bahkan sampe luar negeri bangga dengan AREMA tentu mau beli. Misalkan saham tersebut dihargai Rp 100 ribu/lot tentu banyak AREMANIA yang akan beli saham PT AREMA. Apalah artinya RP 100 ribu dbandingkan dengan kebanggaan kita pada AREMA yang seumur hidup bahkan mungkin kita wariskan kebanggaan itu kepada anak cucu kita. Menurut pendapat ayas banyak AREMANIA yang tidak rela AREMA sampai “mati”. Ayas sendiri sampe sekarang bangga dengan slogan “AREMANIA: LOYALITAS TANPA BATAS”. Jadi apapun yang terjadi AREMA harus tetap hidup, berjuang dan menjadi JUARA. Mental AREMA dan AREMANIA adalah mental “SINGO” ,gak ada yang ditakuti, garang dan pantang menyerah.
    Usulan terakhir masalah donatur sukarela(untuk solusi dana cepat), bagaimana kalo www. ongisnade.net menjadi fasilitator pengumpulan dana bagi AREMA dari AREMANIA seantero jagad raya. Tinggal bikin no rekening untuk transfer dana dan bikin pengumuman/proposal untuk AREMANIA CYBER. Tapi uang adalah masalah sensitif jadi diharapkan pengelola dana donatur JUJUR DAN AMANAH. Bagaimana sam..?

  62. dendyplat_N says:

    setuju puol sam… lek oleh ijin teko ente ayas kate cetak artikel smpyn sam… di print next di copy sing akeh…. lek setuju…. kirim email nang ayas rachmvment@yahoo.co.uk
    nuwus ilakes… salam satu jiwa AREMA….

  63. f_r_z says:

    Arema jangan empas bubar ya..

    Biar ayas bukan Malang asli..

    Tapi tetap “salam satu jiwa AREMA” yang aku bela…

    Bravo Arema

  64. lurun says:

    untuk mejadi yang lebih besar dan luar biasa itu dimulai dari yang terkecil, sekecil apapun itu bentuknya….
    ayas s7 banget atas solusi sam boy di atas.
    semoga cepat terealisasi, dan ayas mengharapkan manajemen sekarang segera mem-follow up ide dan solusi sam boy….
    Malas Utas Awij…. rawe-rawe rantas bhumi arema tetap berjaya…

  65. the jaks says:

    salut………….
    w selaku suporter indonesia tetap mendukung ide2 briliant untuk memajukan klub kebanggaan kita masing2………..salam damai untuk aremania……ga da lo LIGA SUPER ga rame…….hehehehe

  66. Ary says:

    ayas sngt setuju boz…. ini sebuah solusi kongkrit yg bsa dilakukan oleh Arema dlm wkt dekat dengan tidak mendatangkan bnyk resiko…….. ayas salut dgn pendapat ini…

  67. Arema never die says:

    Sebuah nama yg berarti jiwa,harga diri,kesetiaan,loyalitas,kebersamaan,pertemanan,kesamaan,lintas gander,non partisan,fanatisme,non suku,non agama,ras. “AREMA” adalah sebuah wadah pemersatu ! Arema sudah menjadi roh dr jiwa warga malang raya dan simpatisan. Sebuah lifestye yg mengakar menjadi potensi dan icon ! Arema tak akan pernah mati, dan mari kita bawa arema ke arah profesional yg bisa berdiri di atas kaki dan pondasi yg sudah terbentuk. Setuhan modernisasi perlu diimplementasikan, go public bkn kemustahilan,original mechandise jg bagian dr profesionalisme. Maka sama2 aremania,nita,lita,nula,police,army, mari kita mulai dr kita untuk kita ! Dan Suatu saat AREMA akan menjadi sebuah icon,lifestyle yg bener2 besar dan menjadi cermin dari smua club di negri ini.

  68. AremaniA Manise says:

    Setelah AREMA JUARA DISL 2010, jadi terharu ketika membaca kembali artikel ini.. “MES QUE UN CLUB”..

    Itulah AREMA, kebanggaan kami, simbol dan jati diri AREK-AREK MALANG.

    Salam Satu Jiwa.. Loyalitas Tanpa Batas.. untuk AREMA INDONESIA..!!

Komentar anda


Komentar harus sesuai topik dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak menghapus komentar bila dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bernuansa SARA. Komentar anda juga dibaca dan menjadi masukan bagi pemain, pelatih, manajemen Arema Indonesia, dan PT Liga Indonesia. Tampilkan foto anda dengan Gravatar.


Ongisnade Store: End Season Sale