Pelatih Arema, Robet Alberts, usai pertandingan uji coba di Stadion Kanjuruhan, Minggu (22/11) mengatakan, penampilan pemain lapis dua Arema belum siap untuk diturunkan mengganti pemain inti yang cedera atau akumulasi kartu.

Pelatih Arema, Robert Alberts memberi instruksi kepada Roman Chmelo.
(foto: Ongisnade/ Adi Kusumajaya)
Sembilan pemain inti Arema tercatat mengoleksi kartu kuning dan rawan mendapat akumulasi bila kembali menerima kartu saat away lawan Persitara.
Menurut Robert, perlu dilakukan pembenahan agar pemain pelapis siap dimainkan di Liga Super karena kualitas pemain pelapis Arema masih jauh di bawah pemain inti, meski sudah mampu menjalankan instruksi pelatih.
Sementara itu pelatih Deltras Selection, Jamrawi, yang merupakan mantan kapten Arema di era Galatama, mengaku puas dengan permainan timnya yang bermaterikan pemain Persikubar Kutai Barat (Divisi Satu).
Menurut Jamrawi, pemain-pemain inti Arema bermain bagus, namun pemain lapis dua belum siap menghadapi ketatnya Liga Super Indonesia.
Menang Tipis
Pada laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Minggu (22/11), Arema menang tipis 2-1 atas Deltras Selection berkat gol-gol dari penalti Fariz Bagus Dhinata (13) dan Muhammad Fakhirudin (58).
Robert mengaku tidak merisaukan kemenangan tipis yang diraih timnya meski lawan yang dihadapi dari Divisi Satu karena memang tidak menginstruksikan bermain habis-habisan sehubungan dengan training center (TC) yang akan digelar di Batu awal pekan ini. (rcm/onn)


























