Ongisnade News Ticker

Puji Semangat Tanding Arema

Liestiadi hargai perjuangan pemain, Persiwa pertanyakan fair play
Asisten pelatih Arema, Liestiadi, memuji semangat tanding pemain-pemain Arema dan dukungan penuh Aremania saat mengalahkan Persiwa Wamena dengan skor 1-0 via gol penalti Noh Alam Shah.

Asisten pelatih Arema, Liestiadi
Asisten pelatih Arema, Liestiadi pada konferensi pers usai pertandingan Arema vs Persiwa di Stadion Kanjuruhan. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Pada laga home yang disaksikan sekitar 28 ribu Aremania tersebut, pelatih kepala Robert Alberts tidak mendampingi tim lantaran menunggu putranya yang sakit. Namun Robert masih sempat memotivasi pemain saat jeda pertandingan melalui handphone.

Sementara itu pelatih Persiwa, Zaenal Abidin, menyayangkan seringnya pemain Arema terjatuh untuk mengulur waktu yang menurutnya hal itu tidak fair play.

Berikut petikan komentar kedua pelatih pada konferensi pers usai pertandingan.

Liestiadi, asisten pelatih Arema

“Terima kasih atas dukungan Aremania dan kerja keras pemain. Tiga poin ini bukan hal yang gampang. Kita sudah melihat bersama dan pantas menghargai perjuangan pemain. Juga atas dukungan Aremania, terutama pada menit-menit akhir pertandingan,”

“Untuk masalah kondisi fisik, dari menit-menit awal kita sudah kehilangan dua pemain, Zulkifli dan Hermawan. Keluarnya dua pemain di sektor sayap pertahanan itu menyulitkan Arema. Tapi kami sudah mempelajari kekuatan Persiwa saat lawan Persebaya dan memberi instruksi kepada pemain yang secara fisik kalah dari Persiwa. Mereka lebih kekar dan berotot. Secara tenaga kita kalah dari Persiwa,”

“Pelatih menginstruksikan pemain untuk mencuri gol di menit-menit awal, entah itu dari set piece atau serangan balik. Motivasi pemain bagus. Lawan Persebaya Persiwa bisa mencetak empat gol. Mereka juga tampil bagus, hanya faktor lucky saja,”

“Absennya Robert tidak masalah, saat di ruang gani pun Robert tetap memotivasi pemain dengan loudspeaker handphone kepada seluruh pemain,”

“Tomi Pranata main bagus, meski secara individual Landry lebih bagus, tapi dalam pertandingan ini dia menunjukkan kerja keras dan eksistensinya untuk membuktikan bahwa dia bisa mengisi posisi Landry,”

“Untuk permaian tim, menurut penilaian saya, sudah bagus meski kita kehilangan banyak pemain. Di awal pertandingan Zulkifli dan Hermawan cedera, Landry juga absen, demikian pula dengan Markus dan dua pemain akumulasi kartu. Tapi dengan semangat dan kerjasama pelatih, manajemen, dan Aremania, semoga terus berlanjut di pertandingan-pertandingan berikutnya,”

Zaenal Abidin, pelatih Persiwa

“Kami punya banyak peluang, problem kita adalah penyelesaian akhir. Ketika sudah konsentrasi dari tengah ke depan, kita buntu, kalau tidak terburu-buru untuk penyelesaian mungkin kita dapat hasil,”

“Babak kedua kami main bola bawah karena bola atas selalu kalah, dan strategi itu cukup mengganggu pertahanan Arema,”

“Fair play adalah tugas kita sebagai pelatih klub untuk menyiapkan pemain sebaik mungkin, saya tidak tahu apakah ada kesengajaan atau tidak untuk jatuh (mengulur waktu). Ini problem dan jadi tugas pelatih, baik saya maupun teman-teman yang lain sehingga permainan enak dilihat,”

“Saya tidak tahu apakah itu setrategi, tapi itu tidak fair play. Saya tidak tahu apakah pemain kelelahan atau tidak, tetapi kita harus menyiapkan pemain sebaik mungkin, tidak ada alasan untuk kram atau yang lain,” (onn/zul)


Tampilkan berita ini di Facebook  Tampilkan berita ini di Twitter

Komentar anda


Komentar harus sesuai topik dan menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak menghapus komentar bila dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bernuansa SARA. Komentar anda juga dibaca dan menjadi masukan bagi pemain, pelatih, manajemen Arema Indonesia, dan PT Liga Indonesia. Tampilkan foto anda dengan Gravatar.


Ongisnade Store: End Season Sale