CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, mengaku pihaknya telah menerima laporan kasus yang terjadi saat pertandingan Arema Indonesia melawan Persipura Jayapura, Rabu (9/12) di Stadion Kanjuruhan.

Ketua Panpel Arema, M. Haris, pada konferensi pers usai pertandingan Arema vs Persipura di Stadion Kanjuruhan. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
“Laporan sudah kami terima dan tinggal ditindaklanjuti,” kata Joko Driyono saat dikonfirmasi di kantor di Jakarta, Kamis (10/12).
Menurut Joko, pihaknya tidak bisa memberikan secara rinci apa saja yang terjadi saat pertandingan di Stadion Kanjuruhan Malang. Namun demikian laporan kejadian sudah masuk.
“Yang jelas telah terjadi pelanggaran disiplin. Kami yakin media juga tahu apa yang terjadi saat pertandingan itu,” kata Joko menambahkan.
Sesuai dengan pengakuan CEO PT Liga Indonesia, kasus yang terjadi diantaranya adalah melubernya penonton serta kasus yang terjadi usai pertandingan.
“Selain masuk ke liga, kasus ini juga telah masuk ke komisi disiplin. Jadi kita tunggu saja hasilnya,” ujar Joko menegaskan.
Pertandingan antara Arema Indonesia melawan Persipura Jayapura dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-1.
Dengan kemenangan tersebut Arema kokoh dipuncak klasemen sementara Liga Super Indonesia 2009/10.
Pasca pertandingan terjadi keributan di kamar ganti Persipura Jayapura. Beberapa properti di ruangan tersebut rusak sehingga panitia pelaksana (panpel) melaporkan ke PT Liga Indonesia. (ant/onn)


























