Jelang pertandingan menghadapi Persela Lamongan, Rabu (16/12) di Stadion Surajaya, Arema telah mengantongi kekuatan calon lawan mereka dan optimis mampu meraih poin di kandang Laskar Joko Tingkir.

Robert Alberts, pantau langsung kekuatan Persela Lamongan. (foto: Ongisnade/Zul)
Bahkan untuk melihat langsung kekuatan Persela, pelatih Robert Alberts bersama trio asisten pelatih Liestiadi, Joko Susilo, dan Herman Kadiaman menyaksikan langsung pertandingan Persela Lamongan vs Persema Malang yang dimenangi tuan rumah dengan skor 2-0.
Bagaimana komentar Robert mengenai tim asuhan pelatih Widodo Cahyono Putro tersebut? “Sedikit banyak kami tahu permainan Persela. Mereka punya serangan berbahaya dengan mengandalkan kecepatan penyerang di kiri dan kanan. Kami mewaspadainya untuk ambil poin,”
“Lini tengah Persela bagus, pertahanan mereka kokoh. Karena itu Arema harus siapkan strategi sebelum hadapi Persela. Kami juga tahu bagaimana karakter Persela saat main di kandang, keras dan banyak body contact,” lanjut Robert seperti dilansir Malang Post.
Selain melakukan scouting kepada tim lawan, Robert juga terus mengevaluasi Noh Alam Shah dkk, terutama lini depan yang disorot kurang tajam dengan masih mencetak sepuluh gol dalam sembilan pertandingan.
“Lemahnya finishing touch menjadi bagian evaluasi kami sebelum hadapi pertandingan berikutnya. Kami akan terus asah ketajaman naluri gol seluruh pemain. Semoga di pertandingan lawan Persela finishing touch pemain lebih baik,”
Banding Telah Dikirim
Sementara itu dari lanjutan banding Arema atas hukuman denda dan laga tanpa penonton saat menjamu Persib Bandung (19/12), PT Arema Indonesia telah mengirim nota banding melalui pos dan faksimile.
Arema juga menyertakan bukti-bukti untuk penghapusan dua sanksi yang sangat memberatkan tersebut, bahwa pengurus sudah memperlihatkan kondisi penonton saat pertandingan berlangsung, baik itu melalui rekaman video maupun foto.
“Nota banding atas putusan sanksi sudah kami kirimkan kepada Komdis PSSI. Kami meminta dua hal, yakni penghapusan sanksi denda Rp 50 juta dan penghapusan skorsing satu laga tanpa penonton. Kami harap Komdis segera merespon banding yang kami kirimkan ini mengingat pertandingan home menghadapi Persib sudah semakin dekat,” jelas Media Officer Arema, Sudarmaji. (mps/onn)


























