Pelatih Arema, Robert Alberts, tidak terlalu kecewa melihat timnya hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Persib Bandung pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia 09/10 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (19/12).

Robert Alberts, meski hanya dapat satu poin, tapi tetap bangga dengan penampilan Rahmad Afandi dkk. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Sementara itu pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono, mengaku puas dengan permainan Eka Ramdani dkk yang mampu menguasai pertandingan. Namun Jaya cukup kecewa saat Hilton Moreira diusir wasit Yandri karena dianggap memukul bek muda Arema, Irfan Raditya.
Baca juga: Match report Arema vs Persib Bandung 0-0
Berikut komentar kedua pelatih usai pertandingan kepada wartawan termasuk ONGISNADE.
Robet Alberts, pelatih Arema
“Kami harus mengubah formasi karena enam pemain inti absen, bandingkan dengan Persib yang memainkan enam pemain timnas, empat Indonesia, dua Thailand. Saya bangga pemain masih bisa menunjukkan semangat dan permainan yang bagus. Bila dalam kondisi normal, kami bisa memenangkan pertandingan ini,”
“Enam pemain inti kami absen, bandingkan dengan Persib yang memainkan enam pemain timnas, empat Indonesia, dua Thailand,” — Robert Alberts, pelatih Arema
“Arema memainkan tujuh pertandingan dalam 20 hari, kami keliling Pulau Jawa, perjalanan di bus hampir 11 jam. Waktu pemain hampir habis di bis selama perjalanan. Waktu recovery pemain sangat pendek, mereka letih. Lawan Sriwijaya FC yang lebih fresh, pemain harus lebih siap. Sriwijaya seperti Persib, mereka kuat dan memiliki serangan terbaik di liga,”
“Penyelesaian pemain pada pertandingan ini (lawan Persib) kurang tenang, seperti peluang terakhir oleh Rahmat Afandi. Mungkin dia kaget saat dapat peluang, tapi dia main bagus dan masih terus belajar. Itulah sepak bola, pemain hebat seperti Didier Drogba pun bisa gagal menyelesaikan peluang,”

Jaya Hartono, kecewa kartu merah Hilton Moreira. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Jaya Hartono, pelatih Persib
“Pertama saya kaget, entah karena Arema mengubah strategi atau memang ingin memenangkan lapangan tengah, mereka mengubah formasi biasanya dari 4-4-2 menjadi 3-5-2. Banyak perubahan yang dilakukan Arema dalam pertandingan ini. Mereka mencoba menekan dari sayap, tapi kami sudah antisipasi,”
“Saya puas dengan permainan anak-anak karena pada babak pertama, kami menguasai pertandingan, mungkin 60:40 ball possession kami. Hilton dan Cristian Gonzales juga banyak peluang,”
“Kami mendominasi permainan, sayang banyak peluang yang gagal menjadi gol,” — Jaya Hartono, pelatih Persib
“Tentang kartu merah Hilton, saya tidak melihat langsung insiden itu karena saya konsentrasi kepada bola di sebelah timur, sedangkan kejadiannya di utara. Tapi yang saya kecewakan adalah wasit langsung memberi kartu merah, tidak memperingatkan lebih dulu,”
“Harusnya itu tidak kartu merah. Anda lihat sendiri pada pertandingan Persema vs Persipura, ada pemain sampai adu pukul tapi hanya mendapat kartu kuning. Saya tidak mengerti bagaimana standar kartu merah dari wasit. Harusnya kita malu dengan kejadian ini,”
“Secara umum, dari pertandingan ini, kami mampu mendominasi permainan, sayang banyak peluang gagal menjadi gol. Hasil draw ini tetap kami syukuri karena dapat satu poin dari away,” (onn/zul)


























