Aremania bisa bernapas lega karena kabar bakal mundurnya pengurus manajemen Arema rupanya tidak terealisasi. Bahkan, manajemen kini sedang mengintensifkan pembicaraan dengan pelatih Arema, Robert Alberts.

Negosiasi: Robert akan nego dengan Arema di Bali. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Sebelumnya sempat tersiar kabar empat pengurus manajemen Arema berencana untuk mundur menyusul masalah yang melanda internal tim Singo Edan. Keempatnya adalah Rendra Kresna (manajer), Rudy Susamto (asisten manajer), Mudjiono Mudjito (sekretaris yayasan) dan Abdul Haris (Ketua Panpel).
HM Nur yang dilansir Malang Post menegaskan bahwa semua pihak di manajemen Arema teteap bekerja seperti biasa. “Tidak ada masalah atau konflik yang terjadi di jajaran yayasan dan manajemen Arema. Tidak ada satupun yang mundur. Arema dalam kondisi baik dan normal seperti sebelumnya. Saat ini, kami konsentrasi melanjutkan program membawa tim lebih baik dan berprestasi,”
Direktur PT Arema Indonesia, Gunadi Handoko, mengatakan, direksi ingin menjalankan tranparansi dan lebih jelas pembagian tugasnya hingga tidak terjadi miskomunikasi. Pihaknya juga akan meminta panduan PT Liga Indonesia tentang job description yang benar.
“Semua sudah clear. Kami tetap akan bekerja demi kepentingan bersama. Termasuk demi Arema menjadi juara,”
- Abdul Haris, Ketua Panpel Arema
Ketua Panpel Arema, Abdul Haris membenarkan hal tersebut, “Semua sudah clear. Kami tetap akan bekerja demi kepentingan bersama. Termasuk demi Arema menjadi juara,”
Sementara itu terkait dengan penyelesaian masalah DP, gaji, dan bonus pemain yang menjadi alasan pelatih Arema, Robert Alberts, ingin hengkang, sedang dalam pembicaraan serius oleh manajemen, Robert, dan agen Onana Jules Denis.
Pada intinya, Robert akan kembali lagi ke Arema jika antara dirinya dengan manajemen tercapai deal. Robert diharapkan datang ke Malang setidaknya hingga 3 Januari mendatang untuk membahas lagi dengan manajemen sehingga hal ini segera clear.
‘’Kami juga sampaikan ke Robert mengenai skema pembayaran gaji Desember dan sisa DP seluruh pemain Arema. Gaji Desember dibayarkan awal Januari, setelah Arema mendapat pembayaran dana sponsor Rp 1 Miliar dari sponsor (Bentoel). Sedangkan, sisa DP pemain akan dibayar dari sisa dana sponsor yang sudah dipakai untuk pembayaran gaji dan jika kurang ditambahkan dari hasil penjualan tiket pertandingan Arema lawan Persema,” jelas Sekretaris Arema, M. Taufan.
Manajemen menargetkan, akhir Januari 2010 hak pemain terkait dengan sisa uang muka kontrak kecuali Robert, Alam Shah, dan Ridhuan yang sudah lunas akan diselesaikan. (onn/mps/jpn)


























