Pelatih Arema, Robert Alberts, menarik kembali ancaman mundur yang sempat disampaikan kepada media pasca pertandingan Arema menjamu Sriiwjaya FC pekan lalu di Stadion Kanjuruhan.

Pelatih asal Belanda itu menunggu penyelesaian poin tambahan (adendum) kontrak oleh manajemen PT Arema Indonesia dengan proses negosiasi dipercayakan kepada agennya, Onana Julies Denis dari agen Mutiara Hitam Sport and Management.
Robert yang kabarnya akan kembali ke Malang tanggal 3 Januari itu mengaku terlanjur kecewa dengan kinerja PT Arema Indonesia, karena itu dia tidak ingin berhubungan langsung dengan direksi Arema, namun tetap bekerja profesional, jika sikap manajemen Arema juga profesional.
Hal tersebut dibenarkan Abdul Haris, ketua Panpel Arema yang juga wakil manajemen sebagai mediator negosiasi dengan Robert.
“Robert kembali ke Arema pada 3 Januari. Untuk pembicaraan poin tambahan pada kontrak di Arema, dia menunjuk agen Onana sebagai juru bicara,” kata Abdul Haris.
Robert ingin adanya jalan tengah terhadap poin tambahan kontraknya, seperti asuransi kesehatan, rencana kontrak dua tahun, dan tanggungan biaya telekomunikasi.
“Robert akan kembali ke Malang pada tanggal 3 Januari 2010 nanti. Ia sudah pasti datang. Termasuk para pemain asing yang sudah memberikan kepastian akan bergabung dengan tim pada tanggal itu,” timpal Media Officer Arema, Sudarmaji, yang dilansir Beritajatim.com.(mps/onn)


























