Pelatih Arema Indonesia Robert Alberts dan manajemen Singo Edan sepakat mengakhiri konflik yang terus bergulir seiring tidak adanya ketegasan manajemen klausul kontrak pelatih asal Belanda itu.

Akhiri konflik: Pelatih Arema Indonesia, Robert Alberts. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Kesepakatan bersama antara pelatih dan manajemen Arema itu dituangkan dalam adendum klausal kontrak yang disahkan Senin (4/1).
Selain itu juga disepakati pembayaran uang muka (DP) kekurangan kontrak, bonus dan gaji pemain yang akan dibayar per termin setiap bulan.
“Setiap bulan kami akan mengangsur apa yang menjadi hak pelatih dan pemain. Dananya bisa kami carikan dari penjualan tiket pertandingan kandang Arema selama Januari 2010,” kata Direktur PT Arema Indonesia, Gunadi Handoko.
Lebih lanjut Gunadi mengatakan, adendum klausal kontrak tersebut melibatkan beberapa pihak, yakni manajemen, pelatih, dan seluruh pemain Arema dan dipastikan sudah tidak ada masalah lagi.
“Saat ini yang terpenting adalah bagaimana Arema menatap kompetisi ke depan dan tetap menduduki puncak klasemen Liga Super,” — Robert Alberts, pelatih Arema
Robert Alberts mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Aremania, termasuk saat “dijemput” ketika kembali ke Malang, hari Minggu kemarin.
“Kami sangat berterima kasih pada Aremania, mereka sangat loyal pada tim, bahkan mereka juga memperlakukan saya dengan baik sekembalinya dari luar negeri,” kata mantan direktur teknis timnas Korea Selatan itu.
“Saat ini yang terpenting adalah bagaimana Arema menatap kompetisi ke depan dan tetap menduduki puncak klasemen Liga Super,” (onn/ant)


























