Sebanyak 1050 personel gabungan dari kepolisian, brimob dan TNI bakal mengamankan laga derby Malang antara tuan rumah Arema menjamu tim sekota, Persema, di Stadion Kanjuruhan, Minggu (10/1).

Stadion Kanjuruhan, bakal menggelar derby Malang penuh gengsi. (foto: Ongisnade/Zul)
Ketua Panpel Arema Abdul Haris, Rabu (6/1) mengatakan, penambahan jumlah personel keamanan dilakukan karena pertandingan digelar malam hari pukul 19.00 WIB.
Menurut Abdul Haris, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan resmi adanya perubahan jadwal (kick off) dari PT Liga Indonesia. Derby Malang nantinya juga akan disiarkan langsung oleh televisi swasta.
Haris menambahkan, panpel memberikan kuota bagi suporter Persema (Ngalamania) untuk di Stadion Kanjuruhan sebanyak 550 tiket dengan rincian 500 tiket VIP dan 50 VVIP.
Namun sampai saat ini masih belum ada konfirmasi yang jelas dari koordinator Ngalamania. Semula kuota untuk Ngalamania dijatah 5% dari total tiket yang dikeluarkan, namun tidak adanya respon dari Ngalamania, maka hanya diberi jatah 550 tiket.
Jika sampai menjelang hari H laga tersebut juga tidak ada respon dan kuota itu tidak diambil Ngalamania, maka tiket tersebut akan diserahkan ke Aremania.
Selain menambah jumlah personel pengamanan dan memperketat penonton yang masuk stadion, panpel juga akan memperketat hadirnya para pedagang asongan. Salah satunya dengan cara memberikan ID card bagi asongan. Saat ini pedagang asongan yang tercatat di panpel sebanyak 250 orang. (onn/ant)


























