Bulan Januari menjadi periode krusial bagi Arema Indonesia karena selain menghadapi jadwal yang padat, Singo Edan juga dijadwalkan menghadapi tim-tim yang menjadi rival dekat dalam Derby Malang dan Derby Jatim.

Setelah menjamu Persema Malang di Stadion Kanjuruhan, Minggu (10/1) besok, Noh Alam Shah dkk akan melawat ke Surabaya menghadapi lawan klasik, Persebaya Surabaya, 16 Januari.
Derby Jatim ini telah mendapat ijin dari Polwiltabes Surabaya untuk digelar di Stadion 10 Nopember Surabaya, dengan catatan Aremania tidak mengirimkan suporternya ke Surabaya.
“Kami tidak ingin Surabaya dan Jatim yang aman ternoda hanya gara-gara sepak bola,” kata Kapolda Jatim, Irjen Praktiknya, seperti dilansir Malang Post.
Sweeping Aremania
Kendati sudah ada jaminan dari Aremania, tetap akan dilakukan sweeping di berbagai pintu masuk Surabaya. Jika nantinya ditemukan Aremania yang berusaha menyusup masuk Surabaya dan ingin ke Tambaksari, langsung dikembalikan ke Malang.
“Terima kasih atas kesepakatan Aremania tidak mengirim suporternya ke Surabaya. Karena itu, kami mohon hasil pertemuan ini juga disampaikan ke suporter Aremania lainnya,” kata Kapolres Surabaya Timur, AKBP Drs Samudi.
Persik vs Arema di Lamongan
Sementara itu pertandingan Derby Jatim lain antara Arema Indonesia menghadapi “tuan rumah” Persik Kediri akan dimainkan di Stadion Surajaya Lamongan, 24 Januari.
Pemindahan venue ini karena Persik Kediri tidak mendapat ijin menggelar laga di Kediri. Kepolisian Kediri masih trauma dengan kerusuhan suporter di Stadion Brawijaya, 16 Januari 2007 silam.
“Kami sudah menerima surat pemberitahuan pemindahan pertandingan dari Panpel Persik. Pada dasarnya, Arema siap hadapi Persik dengan bermain di manapun,” jelas Media Officer PT Arema Indonesia, Sudarmaji. (onn/mps)





























dah terbkt low drbi mlang pasti arema juaranya ,…..